Persemki Kedu Visitasi USK di SMK Citra Medika Kota Magelang

oleh
Foto bersama dalam kegiatan Visitasi Pelaksanaan Uji Kompetensi di SMK Citra Medika Kota Magelang oleh Persemki Korwil Kedu - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ketua Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki) Korwil Kedu Nuryadin, S.Sos., M.Pd., melakukan kunjungan visitasi dan supervisi pada pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) di SMK Kesehatan Citra Medika Kota Magelang, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan visitasi ini bertujuan untuk memastikan proses pengujian kompetensi siswa di jurusan Keperawatan dan Farmasi berjalan sesuai standar ketat yang ditetapkan organisasi.

Ketua Persemki Korwil Kedu, Nuryadin, menegaskan bahwa keunggulan utama dari uji kompetensi di bawah naungan Persemki adalah pengakuan internasionalnya. Asesor yang diterjunkan berasal dari Asnakes Indonesia, yang merupakan guru-guru kompeten dari luar daerah untuk menjaga objektivitas.

“Anak-anak yang lulus nanti akan menerima sertifikat berlogo Garuda dengan format dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Standar sertifikat ini sudah ISO, artinya bisa digunakan untuk bekerja di negara-negara ASEAN,” ujar Nuryadin di sela kegiatannya.

Menurutnya, langkah ini adalah bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat untuk menjaga kepercayaan terhadap kualitas SMK Kesehatan di wilayah Kedu, yang meliputi Purworejo, Magelang, dan Temanggung.

“Visitasi di Magelang ini merupakan rangkaian terakhir di wilayah Kedu setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Purworejo dan Temanggung,” imbuhnya.

Di sisi lain, Waka Kurikulum SMK Citra Medika Kota Magelang, Sri Nuryanto, S.Pd., Gr., M.Pd., menjelaskan bahwa tahun ini sebanyak 211 siswa mengikuti USK. Pihak sekolah telah melakukan persiapan intensif demi mencapai target kelulusan 100 persen kompeten.

“Persiapan kami sangat matang, mulai dari bimbingan intensif teori dan praktik, pembekalan umum, hingga pendekatan personal bagi siswa yang membutuhkan penguatan skill khusus,” kata Sri Nuryanto.

Ia juga memaparkan data keterserapan lulusan SMK Citra Medika yang cukup membanggakan. Mayoritas alumni memilih langsung terjun ke dunia kerja.

“Secara persentase, sekitar 60 persen lulusan kami langsung bekerja, 30 persen melanjutkan ke jenjang perkuliahan, dan 10 persen memilih jalur wirausaha,” rincinya.

Dengan adanya sertifikasi bertaraf internasional ini, diharapkan daya saing lulusan SMK Kesehatan Citra Medika semakin kuat, baik untuk mengisi kebutuhan tenaga kesehatan di dalam negeri maupun peluang karier di kancah global. (Jon)