SMK Kesehatan Purworejo Gelar Ucap Janji, Bekali Ratusan Calon Praktikan Sebelum PKL

oleh
Foto bersama usai prosesi Ucap Janji Calon Praktikan angkatan ke-11 SMK Kesehatan Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo menggelar prosesi Ucap Janji Calon Praktikan angkatan ke-11 tahun 2026. Acara khidmat ini berlangsung di Ballroom Hotel Plaza Purworejo pada Selasa (07/04/2026), diikuti 128 siswa terdiri dari 79 siswa jurusan Keperawatan dan 49 siswa jurusan Farmasi.

Ucap janji ini merupakan syarat mutlak bagi siswa sebelum mereka diterjunkan langsung untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai rumah sakit, puskesmas, dan apotek di wilayah Purworejo.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., menegaskan bahwa pengambilan sumpah ini bukan sekedar seremoni, tapi sebagai langkah nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas,

Menurutnya, siswa kesehatan akan langsung berhadapan dengan pasien dan masyarakat, sehingga kesiapan mental dan etika menjadi prioritas utama.

“Ini bagian dari bentuk keseriusan dan komitmen kita. Selain siap secara administrasi dan kompetensi pengetahuan, mereka juga harus siap secara moral melalui sumpah ini. PKL adalah ‘Kawah Candradimuka’ bagi siswa untuk terjun ke dunia usaha dan industri,” ujar Nuryadin saat ditemui usai acara.

Nuryadin menambahkan, ada risiko hukum dan tanggung jawab besar dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, ketelitian dan kepatuhan terhadap etika profesi sangat ditekankan agar siswa tidak melakukan kesalahan yang merugikan pasien.

Kepada para siswa, Nuryadin berpesan agar memegang teguh motto sekolah, yakni 4T: Tertib Ibadah, Tertib Belajar, Tertib Organisasi, dan Tertib Bekerja. Karakter yang kuat diharapkan mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater selama bertugas di lapangan.

“Saya ingin lulusan SMK Kesehatan Purworejo itu Anggun Akhlaknya, Unggul Intelektualnya, serta tampil Simpatik, Menarik, Tenang, dan Meyakinkan. Dengan begitu, mereka siap kerja, siap kuliah, atau bekerja sambil kuliah,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Nuryadin menitipkan para siswanya kepada pimpinan rumah sakit, puskesmas, dan klinik selaku mitra kerja sama. Ia berharap para praktikan dapat dibimbing dan diarahkan agar mendapatkan pengalaman kerja yang nyata.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan seluruh mitra atas kerja sama yang telah terjalin. Semoga sinergi ini terus berlangsung demi mencetak generasi tenaga kesehatan yang andal di masa depan,” harapnya.

Dalam prosesi penandatanganan naskah ucap janji, dua siswa dengan nilai terbaik didapuk sebagai perwakilan. Mereka ini
Gritimaladewi (Jurusan Keperawatan) dengan nilai 95 dan
Siti Syifa Ramadani (Jurusan Farmasi) dengan nilai 95.

Penyematan lencana praktikan secara simbolis dilakukan oleh Anik Siswanti, S.Kep. untuk jurusan Keperawatan, dan Dra. Endang Wahyuningsih, M.Kes. untuk jurusan Farmasi.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Purworejo, Taufik Anggoro, S.I.P., Ketua DPD PPNI Purworejo, Ketua PAFI Cabang Purworejo, Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen, sejumlah tamu undangan serta para orang tua siswa. (Jon)