KORANJURI.COM – 48 siswa SMK YPP Purworejo mengikuti kegiatan Diklat PKS (Patroli Kemanan Sekolah) selama tiga hari, bekerjasama dengan Satlantas Polres Purworejo.
Berlangsung dari Senin (25/08/2025) hingga Rabu (27/08/2025), Diklat menghadirkan narasumber dari unit Kamsel Satlantas Polres Purworejo, dipimpin langsung Kanit Kamsel Ipda Boby Pangestu Nugraha, S.H.
Di sela kegiatan, Boby menyampaikan, dalam Diklat ini siswa diberikan pemahaman bahwa PKS itu berperan penting dalam membantu kepolisian, khususnya Satlantas untuk membantu menyeberangkan masyarakat atau siswa SMK YPP Purworejo dan pengguna jalan lainnya biar selamat.
“Selama tiga hari, para peserta diberikan berbagai materi, yang diawali dengan materi dasar,” kata Boby.
Diawal Diklat, siswa diberikan pemahaman tentang ketertiban berlalulintas. Sebelum menjadi contoh bagi lainnya, para calon anggota PKS ini harus tertib dulu secara individu, baik dari sisi kendaraan maupun siap diri, serta siap mematuhi tertib rambu-rambu lalulintas yang ada.
Beragam teori juga diberikan, sebut Boby, diantaranya manfaat dari PKS. Dimana PKS ini menjadikan keamanan di sekolah makin kondusif.
“Kita juga berikan praktek, namun sebelum itu ada pembentukan fisik siswa supaya tangguh, khususnya dalam hal baris berbaris. Tujuannya supaya PKS ini terlihat gagah saat bertugas di jalan,” ungkap Boby.
Yang utama, kata Boby, materi tentang 12 gerakan Lalulintas, yang merupakan materi utama dalam pengaturan arus lalu lintas di jalan. Gerakan-gerakan ini meliputi berhenti semua arah, berhenti arah tertentu, berhenti depan, berhenti belakang, berhenti depan belakang, jalan kanan, jalan kiri, jalan kanan kiri, percepat kanan, percepat kiri, perlambat depan dan perlambat belakang.
“Di hari terakhir, diisi dengan siswa praktek langsung di jalan sampai mahir, didampingi anggota Satlantas Polres Purworejo,” jelas Boby.
Abdul Karim, S.Pd., Waka Kesiswaan SMK YPP Purworejo menambahkan, tugas dari PKS ini membantu di kesiswaan dalam menangani tata tertib.
Contoh, kata Karim, misal dalam kegiatan upacara anak PKS membantu menyiapkan teman-temannya serta mengontrol kondisi sekolah saat ditinggal upacara, setiap pagi secara terjadwal membantu proses penyebrangan teman-temannya masuk ke sekolah.
“Setelah mengikuti Diklat ini harapannya mereka bisa menjadi leader atau percontohan khususnya dalam tata tertib bagi teman-temannya. Paling utama di safety ridingnya dalam berkendara,” pungkas Karim. (Jon)





