SMPN 16 Purworejo Launching Buku Antologi Karya Siswa Bertajuk “Lewat Pena, Merdeka Belajar Diabadikan”

oleh
Penyerahan buku antologi karya siswa oleh Kepala SMPN 16 Purworejo Murniasih, S.Pd., M.M.Pd., kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Wasit Diono, S.Sos. - foto: Koranjuri.com

Kepala SMPN 16 Purworejo Murniasih dalam sambutannya menyebutkan, bahwa buku antologi tersebut merupakan kumpulan cerita pendek peserta didik yang dihasilkan 32 penulis. 32 cerita pendek ini merupakan hasil kurasi terhadap ratusan karya siswa oleh guru Bahasa Indonesia.

Yang melatarbelakangi peluncuran buku antologi ini, menurut Murniasih, berawal dari membaca dan melihat raport pendidikan SMPN 16 Purworejo yang Alhamdulillah 2 tahun berturut-turut mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud dan Ristek dengan predikat Sekolah Berkemajuan Terbaik dan mendapat reward berupa BOS Kinerja.

Dari bos kinerja tersebut digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung proses pembelajaran. Sehingga ketika membaca raport pendidikan, ternyata dari semua indikator yang ada sudah mendapat kode warna hijau.

“Mekipun baik tapi tetap harus ada upaya untuk meningkatkan. Khusus SMPN 16 Purworejo yang harus ditingkatkan adalah pada indikator A 1, yakni literasi dengan domain membaca teks sastra. Sehingga (mungkin) anak-anak kami ini termasuk kurang di bidang sastra,” ungkap Murni.

Untuk menaikkan posisi Literasi di raport pendidikan tahun yang akan datang, terang Murni, sehingga dipilihlah kegiatan peningkatan literasi baca tulis dimana anak-anak menuliskan cerita tentang bagaimana mereka belajar menggunakan kurikulum merdeka.

“Prosesnya lama sejak 1 Agustus 2024 lalu. Untuk mewujudkannya kita menggandeng Forum Pena Guru Literasi Kabupaten Purworejo yang diinisiasi PGRI,” ujar Murni.