STIKes Bantul Terjunkan Mahasiswa PKL di Soka, Fokus Deteksi Dini Penyakit

oleh
Seremoni penyerahan PKL mahasiswa STIKes Bantul di Dusun Soka, Seloharjo, Pundong, Bantul - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bantul kembali menerjunkan mahasiswanya untuk mengabdi langsung kepada masyarakat melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) tahun 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di Pedukuhan Soka, Seloharjo, Pundong, Bantul, dan melibatkan mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan semester 6.

Acara pembukaan dan serah terima mahasiswa ini berlangsung Minggu (15/02/2026) malam dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan STIKes Bantul, tokoh masyarakat setempat, serta para mahasiswa.

Ketua Program Studi D3 Keperawatan STIKes Bantul, Siti Hanifatun Fajriyah, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa PKL ini merupakan bagian dari kurikulum unggulan Keperawatan Komunitas.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama enam minggu, mulai dari 2 Maret hingga 25 April 2026.

“Harapannya, mahasiswa kami nanti mampu melakukan screening (deteksi dini) terkait kasus-kasus penyakit tidak menular. Sasaran kami menyeluruh, mulai dari bayi baru lahir, balita, remaja, ibu hamil, hingga orang dewasa dan lansia,” ujar Siti Hanifatun.

Ketua STIKes Bantul, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa PKL adalah momentum krusial bagi mahasiswa untuk menyeimbangkan teori akademik dengan realitas di lapangan. Ia berharap kegiatan ini berjalan sukses dan membawa perubahan positif bagi kedua belah pihak.

“Apa yang dipelajari di kampus akan diaplikasikan di masyarakat. Tentu akan ada perbedaan antara teori dan praktik, di sinilah mahasiswa harus mendalami agar mendapatkan pengalaman dan ilmu baru,” tutur Nuryadin.

Lebih lanjut, Nuryadin berpesan agar mahasiswa senantiasa memegang teguh prinsip “3T” selama bertugas, yakni Tertib Ibadah, Tertib Belajar, dan Tertib Organisasi.

“Mahasiswa STIKes Bantul harus anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik, tenang, dan meyakinkan. Sehingga saat lulus nanti, mereka siap kerja, siap kuliah lagi, atau siap kerja sambil kuliah,” imbuhnya.

Kedatangan mahasiswa STIKes Bantul disambut hangat oleh warga setempat. Kepala Dukuh Soka, Suyanto, menyatakan antusiasmenya terhadap program ini karena dinilai sangat dibutuhkan warganya.

“Kami menyambut baik karena ini sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman kesehatan. Sehingga masyarakat akan lebih bersih, sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit,” ungkap Suyanto.

Sementara itu, Rita Dinda Safitri, salah satu mahasiswa peserta PKL, menyatakan kesiapannya untuk berbaur dan mengabdi. Baginya, PKL bukan sekadar tugas kuliah, melainkan sarana menempa soft skill.

“Kami akan melakukan perkenalan dan menyosialisasikan kegiatan yang akan dilaksanakan bulan Maret nanti. Harapannya, ini menjadi semangat baru bagi kami untuk masa depan. Siap kerja dan siap meningkatkan kualitas diri,” pungkas Rita. (jon)