“Kami menyerahkan paket sembako kepada sejumlah balita di setiap kabupaten yang dikunjungi, dan menyambangi rumah balita dengan berisiko stunting,” jelas Ida Mahendra.
“Kearifan lokal masyarakat seperti peran desa adat dan ritual untuk bayi dalam kandungan juga mendukung upaya penurunan angka stunting,” tambahnya. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS