KORANJURI.COM – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 resmi dimulai. Ajang bergengsi yang diikuti oleh 141 peserta dari SMK negeri maupun swasta ini resmi dibuka pada Senin (12/01/2026) dan akan berlangsung hingga Kamis (15/01/2026).
Acara pembukaan dilakukan secara seremonial oleh Kasi SMK Cabdin Wilayah VIII Jateng, Titik Nur’aini, S.Sos., mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan di ruang Auditorium SMKN 1 Purworejo.
Dalam pembukaan LKS yang dikemas sederhana ini juga dihadiri jajaran pengawas SMK dari Cabdin Wilayah VIII Jateng, sejumlah kepala SMK, MKKS SMP, perwakilan peserta dan juri serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Titik menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari juara, melainkan membentuk generasi yang produktif.
Para peserta, kata Titik, harus menyiapkan mental. Kompetensi dan pengetahuan adalah pondasi untuk menjadi generasi berkualitas bagi kemajuan negara.
“Di sini, penguasaan teknis, problem solving, dan kemahiran mengatur waktu adalah kunci menjadi yang terbaik,” ujar Titik Nur’aini.
Pihak Cabdin Wilayah VIII juga menyampaikan apresiasi kepada MKKS SMK Purworejo serta para dewan juri yang berdedikasi. LKS 2026 diharapkan terus berkembang dengan menambah bidang lomba yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Ketua MKKS SMK Kabupaten Purworejo, Wahyono, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya melakukan perampingan anggaran pada aspek seremonial untuk dialokasikan ke penguatan kompetensi siswa.
“Kami melakukan efisiensi pada komponen pembukaan dan penutupan agar bisa optimal pada poin pencapaian target. Harapannya, minimal ada tiga atau empat mata lomba yang mampu menembus tingkat nasional dan meraih emas,” kata Wahyono.
Beberapa sektor unggulan yang menjadi tumpuan antara lain bidang Mesin, Nautika (Pelayaran), dan Kuliner.
Wahyono optimis karena beberapa sekolah di Purworejo memiliki rekam jejak prestasi hingga tingkat internasional.
Setelah pemenang juara satu tingkat kabupaten ditentukan, MKKS akan memberikan pembekalan intensif yang melibatkan pihak sekolah maupun Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) guna mematangkan persiapan menuju jenjang yang lebih tinggi.
Tahun ini, menurut Wahyono, kompetisi tersebar di 13 SMK sebagai pusat pelaksanaan. Berdasarkan data penyelenggara, terdapat 20 mata lomba yang dipertandingkan di tingkat kabupaten, sementara beberapa mata lomba lainnya langsung didelegasikan ke tingkat provinsi.
Berikut 20 bidang lomba yang dikompetisikan: Teknik Perancangan Permesinan CAD, Sistem Kendali Industri, Teknologi Otomotif Mobil, CNC Milling, Teknik Instalasi Kelistrikan, Teknik Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor, Metrologi, CNC Turning.
Teknologi Informasi Desain Grafis, Teknik Desain Laman, IT Network System Administration, IT Software Solutions for Business, Broadcasting, Teknologi Mode, Hotel Reception, Farmasi, Keperawatan Kesehatan & Sosial, Pemasaran Daring, Otomasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL). (Jon)





