KORANJURI.COM – 400 peserta berhasil lolos dalam seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Mereka akan melanjutkan tahap akhir seleksi terpusat di Akademi Kepolisian Semarang pada Selasa, 31 Maret 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, seleksi terpusat yang digelar di Akpol Semarang untuk memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta.
“Sistem seleksi ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional dengan tingkat persaingan yang sangat ketat.
Skor peserta yang masuk top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, atau jauh di atas rata-rata nasional di angka 580.
Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5-7, kategori Baik hingga Luar Biasa, berdasarkan skala prediktif international baccalaureate (IB).
NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris. Serta, kemampuan Bahasa Inggris.
Penilaian menggunakan pendekatan item response theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.
400 peserta terbaik itu berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.
Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%).
Trunoyudo mengatakan, data itu menunjukkan, keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.
“Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua,” ujarnya.
Seleksi terpusat di Akpol Semarang itu menjadi seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa. (Thalib)





