KORANJURI.COM – Dalam rangka memperingati Milad ke-12 sekaligus menjalankan program tahunan organisasi, SMK Kesehatan Purworejo sukses menyelenggarakan Lomba PMR Madya tingkat Kabupaten Purworejo pada Sabtu (18/04/2026).
Ajang bergengsi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai SMP, MTs, dan sederajat di wilayah tersebut dengan juri dari PMI.
Ketua Panitia Pelaksana, Anik Siswanti, S.Kep., menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 18 sekolah dengan total akumulasi mencapai 54 regu.
“Antusiasme tahun ini sangat luar biasa. Ada sekitar 180 peserta yang terlibat dalam tiga kategori lomba utama,” ungkap Anik di sela-sela kegiatan.
Adapun tiga kategori yang dilombakan meliputi Speed Evacuation, yakni simulasi pertolongan pertama pada korban pingsan atau penurunan kesadaran, Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) yakni edukasi mengenai bahaya Napza, rokok, HIV/AIDS, dan pergaulan bebas serta Vame Kepalangmerahan, yakni tes ketangkasan pengetahuan umum seputar materi PMR.
Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., menyatakan rasa bangganya atas kembalinya agenda rutin ini setelah sempat tertunda tahun lalu.
Menurutnya, kegiatan PMR memiliki korelasi kuat dengan kompetensi keahlian yang ada di sekolahnya, yakni Keperawatan dan Farmasi.
“Lomba ini adalah bentuk syukur kami atas Milad ke-12 SMK Kesehatan Purworejo. Selain sebagai ajang promosi bagi siswa SMP, ini adalah komitmen kami untuk terus mendukung kegiatan kepalangmerahan di Kabupaten Purworejo,” ujar Nuryadin.
Menurutnya, peningkatan jumlah peserta tahun ini menjadi sinyal positif untuk pengembangan kegiatan PMR di masa depan.
“Kami harap kedepannya jangkauan lomba ini bisa meluas hingga tingkat wilayah Kedu. Namun yang terpenting adalah memupuk spirit kemanusiaan dan saling membantu sejak dini,” imbuhnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Mahfud Sholehudin, S.Pd., perwakilan dari Pengurus PMI Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya, Mahfud memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMK Kesehatan Purworejo yang konsisten menjadi wadah pengembangan kader muda.
“Ini bukan sekadar mencari siapa yang paling hebat, tapi wadah untuk meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap (PKS) yang bisa diterapkan di lingkungan masyarakat. PMR adalah tempat belajar menjadi pribadi yang peduli dan disiplin,” tegas Mahfud di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar menjunjung tinggi sportivitas.
“Juara adalah bonus dari kerja keras, yang utama adalah semangat berbagi dan menjadi kader pemimpin masa depan yang berdedikasi tinggi,” tutupnya.
Para pemenang (Juara 1, 2, dan 3) pada masing-masing kategori berhak mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Berikut hasil kejuaraan Lomba PMR Madya SMK Kesehatan Purworejo tahun 2026.
Lomba Speed Evacuation: juara 1 SMPN 2 Purworejo, juara 2 SMPN 12 Purworejo, juara 3 MTs N 1 Purworejo.
Lomba Game Kepalangmerahan: juara 1 SMPN 2 Purworejo, juara 2 SMPN 38 Purworejo, juara 3 SMPN 4 Purworejo.
Lomba PRS: juara 1 SMPN 38 Purworejo, juara 2 SMPN 2 Purworejo, juara 3 MTs N 1 Purworejo. (Jon)





