KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh putra daerah Kabupaten Purworejo.
Krishna Mahestya, siswa SD IT Darusalam Bayan yang merupakan Juara I Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Purworejo, berhasil meraih Juara Harapan III dalam ajang Lomba Bertutur Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan budaya literasi, kemampuan komunikasi, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap cerita rakyat dan budaya lokal.
Keberhasilan Krishna Mahestya menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan dan literasi di Kabupaten Purworejo. Melalui kemampuan bertutur yang baik, penguasaan materi cerita, serta penampilan yang memukau, Krishna mampu bersaing dengan para peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho, SSTP., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut.
Aan menyebut, prestasi yang diraih Krishna Mahestya merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan para pembina.
Pihaknya sangat mengapresiasi perjuangan Krishna yang telah membawa nama baik Kabupaten Purworejo di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan keberanian dalam menampilkan potensi terbaiknya,” ujar Aan, Kamis (11/06/2026).
Lebih lanjut, Aan berharap kegiatan lomba bertutur dapat terus menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal, sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi dan literasi sejak usia dini.
Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Lomba Bertutur yang mendorong generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kekayaan budaya daerah melalui kegiatan membaca dan bercerita.
Dengan prestasi ini, Krishna Mahestya telah mengharumkan nama SD IT Darusalam Bayan dan Kabupaten Purworejo di tingkat provinsi.
“Diharapkan keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkas Aan. (Jon)





