SMPN 36 Purworejo Sukses Gelar Lustrum VI

oleh
Salah satu kegiatan dalam ulang tahun ke-30 SMPN 36 Purworejo atau Lustrum ke-VI - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMPN 36 Purworejo sukses menggelar peringatan ulang tahun ke-30 atau Lustrum VI pada 22–25 Juli 2026.

Mengusung tema “Tiga Dekade Sembada Berkarya, Satukan Generasi, Ukir Prestasi”, rangkaian acara ini menjadi momen bersejarah karena merupakan perayaan Lustrum pertama yang diadakan sejak sekolah ini berdiri pada 15 Juli 1996.

Kepala SMPN 36 Purworejo, Suryadi, S.Kom., M.M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah yang dahulu bernama SMPN 2 Bagelen ini resmi berganti nama menjadi SMPN 36 Purworejo berdasarkan SK Bupati Purworejo Nomor 188.4/104/2001. Akronim “SEMBADA” sendiri diambil dari nama historis tersebut (SMP Bagelen Dua).

“Melalui momentum ini, kami mencoba merangkul dan menyatukan ribuan alumni yang selama ini belum terkoordinir dengan baik ke dalam Ikatan Alumni SEMBADA. Luar biasa, sebanyak 38% dari total anggaran kegiatan yang mencapai lebih dari Rp70 juta ini disokong langsung oleh para alumni. Sisanya berasal dari rekanan (33%) dan internal sekolah (29%),” ujar Suryadi, Minggu (26/07/2026).

Seluruh rangkaian acara berlangsung meriah, khidmat, dan mendidik selama empat hari berturut-turut.

Di hari pertama, Rabu, 22 Juli 2026, acara dibuka dengan Jalan Santai yang diberangkatkan oleh Pengawas Pendamping dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Purworejo, Yuni Tri Supanti, S.T., M.Pd.

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan, hingga para alumni. Saat jalan santai ada pembagian bingkisan/tali asih kepada seluruh warga yang dilewati jalur Jalan Santai,” jelas Suryadi.

Setelah jalan santai, acara dilanjutkan dengan Bazar Kuliner yang diikuti siswa kelas VIII dan IX yang menempati stan makanan ringan serta minuman. Kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni dengan penampilan bakat dari perwakilan setiap kelas. Akhir dari kegiatan hari pertama diisi dengan pembagian doorprize dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda gunung.

Hari Kedua, Kamis, 23 Juli 2026, agenda diisi dengan Seminar Pendidikan bertaraf nasional yang menghadirkan narasumber utama Dr. Drs. Marjuki, M.Pd. (Dosen Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta / UNY).

Acara ini juga dihadiri langsung oleh dua narasumber kehormatan lainnya, yaitu Kepala BKPSDM Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, A.P., M.M., dan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M.

“Seminar ini turut dihadiri oleh jajaran Pengawas Jenjang Pendidikan Dasar dan TK/PAUD Dinas Dikbud Purworejo, Komite Sekolah, Korwilcambidik Bagelen, Kepala SMKN 7 Purworejo, 43 Kepala SMP Negeri dan 7 Kepala SMP Swasta se-Purworejo, serta 23 Kepala SD/MI yang lulusannya diterima di SMPN 36 Purworejo,” ungkap Suryadi.

Hari Ketiga, Jumat, 24 Juli 2026, rombongan guru, karyawan, dan pengurus OSIS mengadakan Ziarah Makam Pendiri Sekolah sebagai bentuk penghormatan dan refleksi sejarah.

Ziarah dilakukan di makam S. Noto Mihardjo (Mantan Kades Kemanukan), sosok penggagas berdirinya sekolah yang menyediakan tanah kas desa. Dalam ziarah juga dilakukan tahlil, doa bersama, dan tabur bunga dipimpin oleh Zain Nahawan Fajri di Pemakaman Umum Sipandan, dibersamai keluarga almarhum.

Ziarah makam juga dilakukan di makam Boediyono, B.A. (Kepala Sekolah Pertama). Rombongan bersilaturahmi ke kediaman keluarga almarhum di Senepo, Blimbingan, Kutoarjo, sebelum berziarah dan berdoa bersama keluarga besar di TPU Gunung Tugel, Kutoarjo.

Kegiatan di hari ketiga ini juga diisi dengan pentasyarufan 60 paket sembako untuk Bansos ke warga Desa Kemanukan.

Di hari keempat, Sabtu, 25 Juli 2026, sebagai puncak perayaan berlangsung di gedung Indoor “Sasana Krida Sembada” dengan serangkaian agenda besar, yakni penyerahan foto Kepala Sekolah definitif (purna tugas maupun mutasi), penyerahan apresiasi dan penghargaan kepada siswa serta guru berprestasi, termasuk para juara POPDA 2026.

“Serta peresmian Indoor “Sasana Krida Sembada” ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Dinas Dikbud Purworejo, pemotongan tumpeng syukuran, dan pelepasan balon bersama Kepala Sekolah, Pengawas, Komite, Forkompincam, Korwilcambidik, Kepala Sekolah sekitar, serta Ketua Alumni,” terang Suryadi.

Sebagai penutup kegiatan pada puncak acara digelar “Sembada Bersholawat”. Kegiatan ini dihadiri oleh Majlis Shalawat Santri Kendil Purworejo dan ditutup dengan doa bersama pimpinan majelis, Kyai Asrori Aris. Ribuan jamaah hadir memeriahkan Sembada Bersholawat.

“Kami memilih majelis sholawat sebagai penutup kegiatan agar keluarga besar SEMBADA mendapatkan keberkahan dari mengingat dan mengagungkan nama Allah SWT serta Rasul-Nya,” pungkasnya. (Jon)