KORANJURI.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo (Esemkapurwa Purworejo), Selasa (07/07/2026).
Sebanyak 10 mahasiswa diterjunkan, terdiri atas 7 mahasiswa Prodi PTO, 2 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan 1 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).
Kedatangan para mahasiswa ini disambut Kepala SMK Esemkapurwa Purworejo, Sumarjo, S.Fil.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, Sumarjo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UMPWR yang menjadikan Esemkapurwa Purworejo sebagai mitra pelaksanaan PLP.
“Semoga para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan sekolah, memahami budaya kerja guru, serta mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon pendidik,” ujar Sumarjo dalam sambutannya
Pada kesempatan tersebut, Sumarjo juga memberikan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan masa PLP sebagai momentum untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengembangkan diri.
“Guru yang hebat bukanlah mereka yang merasa paling tahu, tetapi mereka yang tidak pernah berhenti belajar,” tegas Sumarjo.
Oleh karena itu, pesan Sumarjo, mahasiswa diharapkan selalu rendah hati, terbuka terhadap kritik dan masukan, aktif berdiskusi dengan guru pembimbing, serta mampu mengambil pelajaran dari setiap pengalaman selama berada di sekolah.
Dosen pendamping dari Prodi PTO UMPWR Dwi Jatmoko, M.Pd., menyampaikan bahwa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja sebagai pendidik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengenal budaya sekolah, proses pembelajaran, serta tugas dan tanggung jawab seorang pendidik di lingkungan sekolah,” ujar Dwi Jatmoko.
Selama mengikuti PLP, terang Dwi Jatmoko, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam mengamati, mendampingi, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembelajaran serta aktivitas sekolah sebagai bekal menjadi calon guru profesional.
Diharapkan oleh Dwi Jatmoko, melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan teori yang telah dipelajari di perguruan tinggi ke dalam praktik pembelajaran, membangun komunikasi yang baik dengan warga sekolah, beradaptasi dengan lingkungan pendidikan.
“Serta mengembangkan sikap profesional selama menjalankan tugas di sekolah,” lanjut Dwi Jatmoko.
Setelah kegiatan penerjunan, dilaksanakan diskusi antara dosen pendamping, Kepala Sekolah, guru pembimbing, dan mahasiswa. Diskusi membahas berbagai hal terkait tata tertib sekolah, mekanisme pelaksanaan PLP, etika mahasiswa selama berada di lingkungan sekolah, serta pengembangan bengkel praktik sebagai sarana peningkatan kualitas pembelajaran vokasional.
Selain itu, dibahas pula peluang kolaborasi antara UMPWR dan Esemkapurwa Purworejo dalam pengembangan pembelajaran, peningkatan kompetensi guru dan peserta didik, serta penguatan kemitraan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan PLP ini diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, meningkatkan kesiapan sebagai calon guru profesional, serta memperkuat sinergi antara UMPWR dengan Esemkapurwa Purworejo dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Semoga semangat untuk terus belajar, terus berkarya, dan terus memberi manfaat senantiasa menjadi inspirasi bagi setiap mahasiswa dalam mengabdikan diri sebagai pendidik yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” tutup Dwi Jatmoko. (Jon)





