Dosen PTO UMPWR Jadi Narasumber pada IHT SMKN 8 Purworejo, Ini yang Dibahas

oleh
Foto bersama dalam kegiatan IHT di SMKN 8 Purworejo, Selasa (24/06/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI. COM – Dua dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) jadi narasumber dalam kegiatan IHT (In House Training) di SMKN 8 Purworejo, Selasa (24/06/2025).

Pada IHT bertema ‘Reviu Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dan Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran Deep Learning Persiapan Tahun Ajaran 2025/2026’ ini diikuti semua guru.

Kedua dosen dari Prodi PTO (Pendidikan Teknik Otomotif) UMPWR ini, Dwi Jatmoko, M.Pd., selaku Kaprodi PTO dan Prof. Dr. Suyitno, M.Pd., dosen PTO.Secara seremoni, IHT yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 8 Purworejo ini dibuka oleh Pengawas SMK dari Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng H. Achmad Chamdani, M.Pd.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Achmad Chamdani yang pada kesempatan tersebut juga memaparkan tentang kebijakan Dinas Pendidikan terkait beberapa hal yang relevan dengan kegiatan IHT ini.

Dwi Jatmoko, M.Pd., yang menjadi pemateri pada sesi pertama memaparkan tentang reviu kurikulum SMKN 8 Purworejo. Dia menjelaskan tentang idealnya KSP yang sesuai dengan peraturan Kementerian, serta beberapa catatan perbaikan untuk kurikulum yang ada, termasuk 6 Profil Pancasila, memasukkan pembelajaran Deep Learning, serta branding sekolah dan pembelajaran transformasi digital.

Sesi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Pd., yang membahas tentang implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran kejuruan. Diskusi dalam dua sesi ini berlangsung menarik dan antusias, dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di SMKN 8 Purworejo.

Waka Kurikulum SMKN 8 Purworejo Roziq Faizin, S.Pd., selaku Ketua Panitia IHT berharap, dengan kegiatan IHT ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di SMKN 8 Purworejo.

“Dengan adanya IHT ini, diharapkan SMKN 8 Purworejo dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi sekolah yang lebih maju dan inovatif,” ujar Roziq di sela kegiatan. (Jon)