Bahkan, tidak sedikit pelaku seni telah memiliki jangkauan ke kancah nasional hingga internasional dan membawa nama baik Purworejo.
Kondisi itu memantik kepedulian dari berbagai komunitas lintas disiplin seni untuk turut menjaga keberlanjutannya melalui sebuah event terprogram.
“Bulan Penuh merupakan ruang ekspresi sekaligus laboratorium penciptaan karya seni pertunjukan yang digelar di kawasan Art Center Purworejo. Selain itu, ajang ini dapat menjadi ruang presentasi dan diskusi antarseniman lintas disiplin ilmu untuk saling berbagi dan saling menguatkan sehingga diharapkan melalui ruang ini akan muncul karya-karya terbaik dan monumental putra-putri Purworejo,” katanya.
Menurutnya, seni pertunjukan menjadi salah satu subsektor Ekraf dari sejumlah sektor yang telah diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo. Karena itu, beragam pertunjukan yang secara bergantian tampil dalam Bulan Penuh diharapkan mampu menjadi motor penggerak Ekraf.
“Tidak hanya seni tari, musik, atau teater, ke depan bisa kita ajak teman-teman lain seperti fashion, perfilman, dan penulisan karena itu juga bagian dari Ekraf,” sebutnya.





