KORANJURI.COM – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, M.Si., resmi terpilih dan dilantik sebagai Sekretaris Pengurus Daerah (PD) PERPAMSI Jawa Tengah periode 2026–2030 dalam forum pemilihan yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (10/02/2026).
Hermawan akan mendampingi Agus Tri Suharyono, S.E., M.M. dari Kabupaten Magelang yang dipercaya menjabat sebagai Ketua, guna menahkodai organisasi pengelola air minum se-Jawa Tengah tersebut selama empat tahun ke depan.
Dalam kegiatan pemilihan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan Perumda Air Minum se-Jawa Tengah sebagai bagian dari konsolidasi organisasi periode 2026–2030.
Rangkaian pemilihan tersebut berujung pada penetapan dan pelantikan pengurus baru yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Februari 2026, berdasarkan Keputusan Pengurus Pusat PERPAMSI Nomor 009/SKEP-PP/II/2026 tentang pengesahan Pengurus Daerah PD PERPAMSI Provinsi Jawa Tengah.
Dalam kepengurusan baru periode 2026–2030 ini, untuk posisi Bendahara dijabat oleh Sunanto, S.T., M.M. dari Perumda Air Minum Tirto Panguripan Kabupaten Kendal.
Selain pengurus inti, struktur kepengurusan juga diperkuat oleh sejumlah wakil ketua kompartemen, yaitu:
Yan Riya Pramono, S.E. sebagai Wakil Ketua Kompartemen Diklat dan Sertifikasi Profesi dari Perumda Air Minum Tirta Amerta Kabupaten Blora.
Endar Budi Sasongko, S.T., M.Si. sebagai Wakil Ketua Kompartemen Advokasi, Kelembagaan, dan Kemitraan dari Perumda Air Minum Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap.
Hasan Suhandi, S.E. sebagai Wakil Ketua Kompartemen SDA dan Mitigasi Bencana dari Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal.
Drs. Sumarjo, M.M. sebagai Wakil Ketua Kompartemen Infokom dan Standardisasi dari Perumda Air Minum Giri Tirta Sari Kabupaten Wonogiri.
Usai pelantikan, Hermawan Wahyu Utomo menyampaikan agar PDAM se Jawa Tengah meningkatkan kinerja dalam pelayanan air bersih dan selalu profesional saat menjalankan tugasnya.
Menurutnya melalui kepengurusan baru ini, PERPAMSI Jawa Tengah diharapkan mampu meningkatkan sinergi antar perusahaan air minum daerah, memperkuat profesionalisme pengelolaan air bersih.
“Serta menjawab tantangan pelayanan air minum yang berkelanjutan dan merata bagi masyarakat,” ujar Hermawan. (Jon)





