“Indonesia melalui KKP mendorong Vietnam berkerja sama dengan mekanisme G to G dalam pengembangan Industri budidaya benih lobster, ini untuk menekan angka penyelundupan,” jelas Adin.
Dari sejumlah pengungkapan yang dilakukan, modus yang dilakukan para penyelundup benih lobster yakni dengan mengemas BBL ke dalam koper. Kurir yang membawa barang selundupan disebut ‘koperman’.
Adin menjelaskan, kurir tersebut berbaur dengan penumpang pesawat lainnya. Pelaku memanipulasi dokumen invoice ekspor di terminal cargo atau regulated agent untuk cargo.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali disinyalir menjadi salah satu jalur potensial yang dimanfaatkan pelaku penyelundupan benih lobster.
“Bandara Ngurah Rai jadi jalur penyelundupan benih lobster dari hasil tangkapan nelayan di daerah NTB dan Jawa Timur,” jelas Adin. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





