LDK SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo Berakhir, Siswa Jadi Lebih Disiplin dan Berkarakter

oleh
Upacara penutupan LDK SMK Nurussalaf Kemiri oleh Komandan Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng, AKP Puryanto - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 66 siswa SMK Nurussalaf Kemiri, Purworejo, dari tiga organisasi sekolah (OSIS, Dewan Ambalan Pramuka, dan Palang Merah Remaja/PMR) telah mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama tiga hari secara intens, dengan berbagai materi.

Di hari terakhir, kegiatan LDK berlangsung di markas Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng di Kutoarjo, yang dilanjutkan dengan upacara penutupan pada Sabtu (13/12/2025) sore.

Penutupan LDK angkatan ke-22 ini ditandai secara simbolis dengan pelepasan tanda peserta oleh Komandan Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jateng, AKP Puryanto. Penyerahan bendera organisasi dari pengurus lama ke pengurus baru juga dilakukan, menandai estafet kepemimpinan di OSIS, Dewan Ambalan Pramuka, dan PMR.

AKP Puryanto menjelaskan bahwa keterlibatan Brimob dalam kegiatan LDK ini bertujuan utama untuk membentuk mental, disiplin, dan fisik para siswa yang merupakan calon generasi penerus bangsa.

“Adapun materi yang kita berikan, termasuk mental ideologi dan fisik dengan PBB, biar anak itu disiplin dan tangguh,” ujar Puryanto usai penutupan.

Ia menekankan bahwa pendidikan karakter ini sangat penting untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif, seperti minuman keras, perkelahian, atau geng.

“Dengan dididik seperti ini, Insya Allah dia akan baik, akan lebih disiplin, tahu maksudnya apa yang diperbuat. Jadi bisa mengerem atau ibaratnya bisa mengendalikan diri, mana yang baik dan mana yang tidak baik,” tambahnya.

Selain PBB, materi lain yang diberikan selama LDK di markas Brimob Kutoarjo ini, meliputi ketangkasan seperti turun tower dan merayap tali, serta berbagai permainan outbond untuk variasi.

Puryanto berharap agar kegiatan ini menjadi modal dasar bagi para siswa dalam meraih cita-cita mereka di masa depan, baik yang ingin menjadi TNI, Polri, PNS, atau melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

“Mudah-mudahan anak ini menjadi anak yang baik, sesuai cita-cita anak-anak dan harapan orang tua. Dasar ini ibaratnya menjadi modal,” ujar Puryanto.

Kepala SMK Nurussalaf Kemiri, Drs. MGS. Sukusyanto, MM, menyambut baik hasil dari LDK ini. Ia berharap para peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam berorganisasi dan kehidupan sehari-hari.

“Ya, yang jelas mereka sudah bisa memahami organisasi. Terus ada perubahan karakter, itu yang utama,” tutur Sukusyanto.

Ia menegaskan bahwa peserta LDK diharapkan menjadi motor penggerak organisasi di sekolah dan berfungsi sebagai corong sekolahan.

“Bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat, bisa memberikan tauladan kepada masyarakat. Disosialisasikan dengan menyesuaikan organisasinya masing-masing,” harapnya. (Jon)