PCM Purwodadi Gelar Konsolidasi dan Pembinaan Guru, Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

oleh
Pembukaan kegiatan Gebyar Muharram 'Konsolidasi dan Pembinaan Guru dan Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah dan 'Aisyiyah' yang diselenggarakan PCM Purwodadi, Ahad (21/07/2024) di SMP Muhammadiyah Purwodadi - foto: Koranjuri.com

“Apapun kondisinya kita harus semangat. Kita tidak boleh menyalahkan kompetitor. Kita harus berupaya menggunakan kekuatan yang kita punya untuk memanfaatkan peluang yang ada,” kata Bunadi.

Menurutnya, guru dan karyawan AUM dan AUA pada dasarnya adalah pegawainya Allah. Semua harus yakin bahwa keberkahan rejeki akan diberikan oleh Allah dengan bekerja di Persyarikatan.

Bunadi menyampaikan pesan Prof. Imam Robandi, Dewan Profesor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, bahwa sesama guru dan karyawan di AUM/AUA harus akur, harus bersinergi dan berkolaborasi untuk maju bersama dan menjadi hebat semua.

“Semua guru dan karyawan harus memberikan perhatian yang lebih pada kelas akhir yang akan lulus, karena alumni itu yang menjadi perhatian masyarakat sebagai output dari sekolah kita. Kepercayaan masyarakat akan meningkat bila lulusan sekolah kita bisa diandalkan,” pesan Bunadi.

Yuni Raraswati S. Pd dari PDA Purworejo menyebut, bahwa PCM Purwodadi adalah cabang yang lengkap karena memiliki AUM/AUA. Bila antar lembaga pendidikan itu bisa bersinergi dan berkolaborasi maka semua bisa maju bersama. Bagaimana diupayakan lulusan TK masuk SD Muhammadiyah Purwodadi, lulusan SD masuk SMP Muhammadiyah Purwodadi, dan lulusan SMP masuk SMK Muhammadiyah Purwodadi.

“Jangan putus asa terhadap hasil PPDB. Ada tugas mulia yang harus kita upayakan bersama dalam menguatkan pendidikan karakter di sekolah kita. Ambil pelajaran dari Q.S. Al Baqarah ayat 129,” ujar Yuni.

Pengajaran di sekolah, menurut Yuni, harus diawali dengan Al Quran dan Sunnah, serta berupaya mensucikan mereka dengan mengajarkan akhlaq mulia.