“Bila tiap anak Rp 100 ribu, saya 1 orang saja, karena uangnya dibagi-bagi,” ujar Pudjiono.
Kegiatan Gebyar Muharram ‘Konsolidasi dan Pembinaan Guru dan Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah’ yang diselenggarakan PCM Purwodadi ini menghadirkan beberapa narasumber.
Salah satu pemateri, H. Amad Darusman, S.Pd., yang menyampaikan materi tentang ‘Mewujudkan Sekolah Unggul Berbasis Ismuba’, mengungkapkan 3 ciri sekolah unggulan, yaitu memiliki prestasi akademik, memiliki prestasi non akademik dan outputnya berakhlaqul karimah.
Pemateri kedua, H. Sartu Ali Muhsin, S. Ag., menyampaikan bahwa, “Kita sudah tepat berjuang di jalur pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Insya Allah dengan berjuang di bidang pendidikan akan mengantarkan kita kepada Surganya Alloh SWT”.
Pemateri lainnya, Drs. H. Muh Hamidi, M.Pd., yang menyampaikan materi tentang ‘Kompetensi Guru Muhammadiyah’, menyebut bahwa guru Muhammadiyah harus memiliki kompetensi lebih banyak dari pada guru sekolah lain.
“Kompetensi yang lebih unggul akan menghasilkan lulusan yang unggul,” kata Hamidi. (Jon)





