KORANJURI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo, Suranto, resmi menyandang gelar profesi Insinyur (Ir.).
Kepastian ini diperoleh setelah prosesi Yudisium dan Pelantikan Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Batch 13 dan 14 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang digelar di Ruang Sidang Direktorat Pendidikan Profesi dan Kompetensi (DPPK), Rabu (15/04/2026).
Suranto (NIM. 24104560026) tidak hanya sekadar lulus, namun menorehkan prestasi akademik yang gemilang. Ia berhasil meraih Indeks Prestasi (IP) sebesar 3,89, yang membuatnya berhak atas predikat Dengan Pujian atau Cum Laude.
Dalam praktik keinsinyurannya, Suranto mengangkat studi kasus lokal yang sangat relevan dengan pembangunan infrastruktur daerah. Ia menyusun tugas akhir berjudul “Rencana Keselamatan Konstruksi Pada Penggantian Jembatan Tlepok 1 (Ruas Jalan Tamasari – Sembaon) Purworejo”.
Pemilihan topik ini menunjukkan komitmen profesionalitas dalam memastikan standar keamanan pembangunan fisik di wilayah Kabupaten Purworejo.
Gelar profesi ini bukan sekadar tambahan nama, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi negara.
Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2014 dan PP No. 25 Tahun 2019 Tentang Keinsinyuran, bahwa setiap Insinyur yang akan melakukan Praktik Keinsinyuran di Indonesia harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).
Dosen Pembimbing, Dr. Ir. Drs. Heru Budi Utomo, M.M., IPM., CIPM., menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Sekda Purworejo tersebut selama masa studi.
“Pencapaian ini menjadi bukti profesionalisme seorang pejabat publik dalam mendukung standar keinsinyuran di Indonesia dan untuk memperkuat terbentuknya Asosiasi Profesi yaitu Persatuan Insinyur (PII) di Kabupaten Purworejo,” ujar Heru Budi Utomo.
Acara Pelantikan dan Yudisium oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO
dan Direktur DPPK UNY, Prof. Dr. Erwin Setyo Kriswanto, M.Kes., serta Koprodi PSPPI UNY, Dr. Ir. Eko Marpananji, M.T., IPU., ASEAN Eng. dan Persatuan Insinyur (PII) Wilayah Yogyakarta
Dengan diraihnya gelar ini, diharapkan kompetensi teknis yang dimiliki Sekda Suranto dapat memberikan kontribusi lebih signifikan dalam pengawasan dan perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan terukur di Kabupaten Purworejo.
Disela kesempatan, Suranto membenarkan kabar bahagia tersebut dan merinci perjalanan studinya hingga meraih gelar profesi ini.
“Benar, tanggal 15 April kemarin telah dilaksanakan Yudisium dan Pelantikan PSPPI Batch 13 dan 14. Saya tergabung dalam Batch 13, menyelesaikan 24 SKS yang dilanjutkan dengan Praktik Keinsinyuran,” ungkap Suranto.
Ia menjelaskan bahwa masa studi yang ditempuh berlangsung selama satu tahun, terhitung sejak masuk pada 11 Februari 2025 hingga dinyatakan lulus pada 26 Februari 2026.
“Mohon doanya, mudah-mudahan ilmu yang saya dapat ini bermanfaat untuk diri saya sendiri, keluarga, dan khususnya bagi masyarakat. Terima kasih,” pungkasnya. (Jon)





