Simbol Cita-Cita Tinggi, SMK Kesehatan Purworejo Lepas Burung Dara Saat MPLS

oleh
Pembukaan MPLS SMK Kesehatan Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ada pemandangan menarik dan penuh makna pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di SMK Kesehatan Purworejo.

Sebagai simbol agar para siswa baru mampu menggantungkan cita-citanya setinggi langit, prosesi pelepasan burung dara secara bersama-sama menandai dimulainya MPLS SMK Kesehatan Purworejo yang digelar di Alun-alun Purworejo, Senin (13/07/2026).

Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di jantung kota tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., selaku inspektur upacara.

Rangkaian orientasi tahun ini diikuti oleh 166 siswa baru yang mengambil kompetensi keahlian keperawatan dan farmasi.
Kemeriahan acara kian terasa saat rombongan siswa-siswi baru diiringi perjalanan pulangnya menuju sekolah oleh penampilan apik korps drum band kebanggaan yang dimiliki oleh SMK Kesehatan Purworejo.

Nuryadin menyebut, bahwa pelaksanaan pembukaan MPLS di alun-alun Purworejo bertujuan sebagai bagian dari strategi promosi sekolah, sekaligus untuk membangun rasa kebanggaan tersendiri di dalam diri anak-anak Purworejo.

“Sementara pelepasan burung dara merupakan sebuah simbol mendalam agar anak-anak didik kami mampu menggantungkan cita-citanya setinggi langit,” ujar Nuryadin selepas acara.

Nuryadin menegaskan, selaku kepala sekolah dirinya menyambut baik dan mendukung penuh seluruh rangkaian agenda MPLS yang dijadwalkan berlangsung dari Senin (13/07/2026) hingga Sabtu (18/07/2026) mendatang.

Melalui momentum ini, pihak sekolah mulai memperkenalkan spirit profil lulusan SMK Kesehatan Purworejo yang wajib memegang teguh prinsip 3T.

“Profil lulusan yang kita ciptakan adalah profil siswa-siswi yang akan tetap dan selalu 3T: tertib ibadah, tertib belajar, tertib organisasi. Anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik, tenang, dan meyakinkan. Sehingga saat lulus nanti mereka benar-benar siap kerja, siap kuliah, atau siap bekerja sambil kuliah,” kata Nuryadin menekankan.

Sementara itu, Ketua Panitia MPLS SMK Kesehatan Purworejo, Fauziah Rahmawati, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”.

Tema tersebut dipilih, selaras dengan edaran pemerintah yang mendorong implementasi nyata gerakan Sekolah Ramah Anak.
Fauziah mengungkapkan, terdapat sejumlah inovasi baru yang membedakan pelaksanaan MPLS tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.

Salah satunya adalah keterlibatan orang tua sejak dini serta pelaksanaan asesmen diagnostik yang kini terintegrasi langsung di dalam jadwal orientasi.

Disampaikan bahwa kali ini pertemuan wali murid sudah dilakukan sejak awal sebelum MPLS dimulai agar orang tua paham mengenai aturan dan budaya sekolah.

“Selain itu, sesuai arahan pemerintah, tes atau asesmen diagnostik langsung kami masukkan ke dalam rangkaian MPLS pada hari Jumat nanti untuk mengetahui karakter dan latar belakang siswa secara lebih dini,” papar Fauziah.

Ia menambahkan, penekanan utama MPLS tahun ini memang lebih difokuskan pada upaya menggali potensi, minat, dan bakat siswa sejak awal masuk. Langkah strategis ini diharapkan dapat memetakan arah masa depan siswa secara matang selama tiga tahun ke depan di bangku sekolah.

Rangkaian materi MPLS SMK Kesehatan Purworejo ini telah disusun secara komprehensif. Setelah pembukaan pada hari Senin (13/07/2006), siswa akan menerima pembekalan terkait sistem pembelajaran kurikulum dan motivasi belajar pada hari Selasa (14/06/2026).

Hari Rabu (15/07/2026) akan diisi oleh bimbingan konseling (BK) mengenai gerakan anti-perundungan, disusul materi 8 Profil Lulusan dari Bursa Kerja Khusus (BKK), materi keagamaan, serta edukasi adab bermedia sosial.

“Memasuki hari Kamis (16/07/2026), panitia akan menyajikan demonstrasi dari 19 jenis ekstrakurikuler dan organisasi untuk menjaring minat bakat siswa. Setelah asesmen awal (asesmen diagnostik) di hari Jum’at (17/07/2026) seluruh rangkaian kegiatan orientasi ini nantinya akan ditutup secara meriah pada hari Sabtu (18/07/2026) melalui gelaran Pentas Seni (Pensi) siswa,” pungkas Fauziah. (Jon)