Jika sudah jadi, sebut Sunaryo, diharapkan bisa dimakmurkan baik oleh masyarakat sekitar ataupun warga sekolah, serta dapat memberikan peningkatan keimanan dan ketaqwaan dari siswa.
“Karena SMK Pansa Kutoarjo ini sekolah yang religius. Mudah-mudahan harapan itu bisa terlaksana,” kata Sunaryo.
Kepala SMK Pansa Kutoarjo, Septi Endah Parwati, M.Pd., menambahkan, pembangunan mushola yang nantinya akan diberi nama Al Huda ini, dilatarbelakangi karena mushola yang sudah ada di lantai dua, tak mencukupi untuk menampung jumlah siswa yang ada.
Dengan jumlah siswa yang mencapai 814, mushola yang ada belum bisa mencukupi untuk pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah, meski waktu istirahatnya untuk kelas X, XI dan XII sudah dibagi.
“Karena kita punya program sholat Dhuhur berjamaah sehingga harus bergantian. Dan dalam rangka pembentukan karakter, meskipun ada jam pelajaran, kita tetap memberikan tugas kepada guru yang mengajar untuk melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah,” ungkap Septi.
Ditargetkan, pembangunan mushola ini tiga bulan selesai. Karena mushola yang dibangun ini tidak tertutup, tapi berbentuk panggung, dengan lantai dari kayu jati, dindingnya hanya setinggi 80 cm dan bagian atasnya dipasang teralis untuk sirkulasi udara.





