Teknologi Digital Tingkatkan Layanan SIM di Satpas Daan Mogot

oleh
Satpas Daan Mogot/Ist

KORANJURI.COM – Sejak dilakukan sejumlah pembenahan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Satpas Daan Mogot pusat pelayanan SIM terbesar di Indonesia.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah pemanfaatan teknologi digital. Kini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran SIM secara online melalui aplikasi atau situs resmi Korlantas Polri.

Melalui sistem ini, pemohon dapat memilih jadwal kedatangan, mengisi data diri, dan membayar biaya administrasi tanpa harus antre panjang.

Martin warga Puri Indah Kembangan, Jakarta Barat mengungkapkan, perubahan yang ada terlihat jelas.

“Saya kaget, ternyata pengurusan SIM sekarang lebih cepat dan mudah, tidak ada calo menawarkan jasa seperti dulu,” kata Martin, Rabu, 9 Juli 2025.

Tak hanya dari sisi sistem, perbaikan juga dilakukan pada fasilitas fisik. Ruang tunggu kini lebih bersih, luas, dan dilengkapi dengan pendingin ruangan, tempat duduk yang nyaman, serta layar informasi digital.

Petugas juga terlihat lebih sigap dan komunikatif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan panduan.

Untuk pemohon berkebutuhan khusus, Satpas menyediakan jalur khusus dan layanan prioritas. Ini sejalan dengan semangat inklusivitas yang tengah didorong dalam berbagai sektor pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan bahwa semua masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, bisa mengakses layanan SIM dengan nyaman,” kata Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Aldo Primananda Putra.

Transparansi dan Akuntabilitas


Dalam rangka mencegah praktik percaloan, pihak kepolisian menempatkan sejumlah personel di titik-titik strategis dan memasang kamera pengawas. Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti prosedur resmi juga terus dilakukan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Kami terus mengedukasi pemohon bahwa tidak perlu menggunakan jasa calo. Seluruh prosesnya mudah dan bisa dilakukan sendiri. Bila ada kesulitan, petugas siap membantu,” kata Aldo.

Model Percontohan Satpas


Berbagai pihak mengapresiasi peningkatan mutu pelayanan ini. Banyak masyarakat menyampaikan testimoni positif di media sosial, bahkan beberapa influencer turut mempublikasikan pengalaman baik mereka saat mengurus SIM di Satpas Daan Mogot.

Lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pemantauan pelayanan publik juga memberikan penilaian positif. Menurut hasil survei terbaru dari Lapor Polisi.id, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan SIM di Daan Mogot mencapai 87 persen naik 15 persen dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan pelayanan ini diharapkan bisa menjadi model percontohan bagi Satpas lainnya di Indonesia. Direktorat Lalu Lintas Polri menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan inovasi agar masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, adil, dan humanis.

Aipda Manurung mengatakan dengan langkah-langkah konkret yang telah dan terus diambil, Satpas Daan Mogot kini tak lagi identik dengan antrean panjang dan pelayanan lambat.

“Sebaliknya, mulai dikenal sebagai simbol dari transformasi layanan publik yang modern dan berorientasi pada masyarakat,” kata Manurung. (Thalib)