KORANJURI.COM – SMK TKM Teknik Purworejo melakukan terobosan dalam pengembangan karakter siswa melalui pembentukan Peleton Inti (Tonti).
Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) yang menjadi ajang pelantikan anggota Tonti sekaligus Bantara Pramuka, pada Sabtu (14/02/2026) hingga Minggu (15/02/2026) di Bukit Besek, Bener.
Kegiatan yang diikuti oleh 105 siswa pilihan ini bertujuan untuk mencetak “pasukan khusus” yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai duta sekolah di masyarakat.
Kepala SMK TKM Teknik Purworejo, Ki Murwanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pembentukan Tonti ini terinspirasi dari sekolah-sekolah kedinasan dan sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara dan Akmil.
“Kami memilih 70 siswa terbaik dari total peserta. Seleksinya ketat, mulai dari penilaian karakter hingga ketahanan fisik. Mereka dipersiapkan menjadi duta kesiswaan yang akan bertugas di berbagai kegiatan, baik upacara internal maupun sosialisasi ke SMP dan MTS,” ujar Ki Murwanto, Sabtu (14/02/2026).
Selama kegiatan Persami, para siswa mendapatkan pembekalan intensif berupa materi Samapta untuk melatih ketahanan fisik dan kedisiplinan serta Bela Negara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sosial.
Ki Murwanto menambahkan bahwa ke depan, Tonti ini akan dipadukan dengan unit marching band untuk memperkuat citra dan promosi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang solid dan kreatif.
“Dengan terbentuknya Peleton Inti ini, SMK TKM Teknik Purworejo berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang teknik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang siap terjun ke masyarakat,” ungkap Ki Murwanto.
Langkah inovatif ini mendapat apresiasi tinggi dari yayasan. Ketua Harian Majelis Luhur Taman Siswa sekaligus Ketua Majelis Cabang Taman Siswa Purworejo, Ki Gandung Ngadina, S.Pd., M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata transformasi sumber daya manusia.
“Ini adalah upaya meletakkan sikap pendidikan yang menumbuhkan karakter terbaik. Di lingkungan Taman Siswa, Purworejo menjadi pionir yang mengawali gerakan ini. Jika karakternya baik, otomatis siswanya akan menjadi orang yang baik,” tegas Ki Gandung.
Rangkaian kegiatan Persami ini dibuka langsung oleh Kepala Sekolah dan direncanakan akan ditutup oleh Ketua Yayasan di kawasan wisata Bukit Besek. Lokasi ini dipilih untuk memberikan suasana alam yang mendukung proses refleksi dan penguatan mental para siswa. (Jon)





