KORANJURI.COM – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi yang begitu cepat menuntut para lulusan perguruan tinggi untuk tidak berhenti belajar.
Hal tersebut ditegaskan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., saat melepas 548 wisudawan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana dan Magister Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar selama dua hari, Jum’at (23/10/2026) dan Sabtu (24/10/2026).
Dalam pidato sambutannya, Jum’at (23/10/2026), Rektor UMPWR menyoroti bagaimana AI dan teknologi telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, hingga berkomunikasi. Menurutnya, perkembangan pesat ini membawa peluang sekaligus tantangan besar bagi para lulusan baru.
“Ijazah dan gelar yang saudara terima hari ini jangan dianggap sebagai tanda bahwa proses belajar telah selesai. Justru sebaliknya, setelah lulus Saudara akan memasuki ruang belajar yang sesungguhnya. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, kalau memungkinkan, jadilah orang yang mampu menciptakan sesuatu dengan teknologi,” tegas Teguh Wibowo.
Ia menambahkan, pada usia UMPWR yang ke-62 tahun ini, kampus mengusung tema “Tumbuh, Tangguh, Berpengaruh”. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan agar para lulusan mampu beradaptasi di era digital.
Dalam kesempatan itu, Teguh menekankan tiga pesan utama kepada para alumni, yakni Teruslah Tumbuh dengan rajin membaca, terus bertanya, serta menguasai perkembangan teknologi terkini.
Jadilah Pribadi yang Tangguh dengan tidak mudah menyerah dan pantang takut menghadapi kegagalan di dunia kerja serta Jadilah Pribadi yang Berdampak dengan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.
“Setelah lulus nanti, jangan hanya bertanya ‘Saya akan bekerja di mana?’, tetapi tanyakan juga ‘Saya bisa memberikan manfaat apa?’. Mulailah dari apa yang bisa Saudara lakukan hari ini. Apa pun profesi Saudara nanti, selalu ada ruang untuk memberikan manfaat,” tambah Teguh.
Pada periode kali ini, UMPWR resmi meluluskan 548 wisudawan yang terdiri dari 350 perempuan dan 198 laki-laki.
Pelaksanaan wisuda terbagi dalam dua gelombang. Pada Jum’at (23/10/2026), sebanyak 219 wisudawan dari Fakultas Psikologi, Hukum, dan Ilmu Sosial (FPHIS), Fakultas Ekonomi (FE), serta Fakultas Teknik (FT).
Di hari Sabtu (24/10/2026) sebanyak 329 wisudawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Pertanian (Faperta), termasuk program Magister Pendidikan Matematika dan PBI.
Dari keseluruhan lulusan, sebanyak 394 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude, 143 lulusan melalui jalur tanpa skripsi/ujian skripsi, serta 6 orang merupakan wisudawan disabilitas.
Rincian wisudawan per program studi meliputi Magister: Magister PBI (1), Magister Pendidikan Matematika (5, seluruhnya cumlaude), Sarjana (S1): PBSI (51, 42 cumlaude), PBA (18, 10 cumlaude), PBI (48, 41 cumlaude), Pendidikan Ekonomi (19, 18 cumlaude), Pendidikan Matematika (34, 13 cumlaude), Pendidikan Fisika (10, 9 cumlaude), Pendidikan Teknik Otomotif (34, 22 cumlaude), PGSD (71, 52 cumlaude), Manajemen (102, 71 cumlaude), Agribisnis (27, 25 cumlaude), Peternakan (11, 5 cumlaude), Teknik Sipil (24, 5 cumlaude), Teknologi Informasi (25, 18 cumlaude), Psikologi (50, 44 cumlaude), serta Hukum (18, 14 cumlaude).
Lulusan predikat terbaik dengan IPK tertinggi diraih oleh Afsya Meylaningsih dari Magister Pendidikan Matematika dengan IPK 3,94. Afsya juga tercatat sebagai wisudawan tertua (berusia 44 tahun 4 bulan 26 hari). Sementara gelar wisudawan termuda diraih oleh Dina Olivia dari Prodi Manajemen yang berusia 20 tahun 8 bulan 3 hari.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah VI Jateng, BPH, Senat Universitas, jajaran pimpinan daerah, serta orang tua wisudawan.(Jon)





