KORANJURI.COM – Yayasan Embun Surga Purworejo resmi dinobatkan sebagai organisasi pengantar pasien terbanyak oleh RSUP Dr Sardjito.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung dalam acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 RSUP Dr Sardjito yang digelar di Ruang Bhisma, Gedung Diklat, Senin (09/02/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi yayasan dalam membantu ribuan warga Purworejo mengakses layanan kesehatan rujukan.
Keberhasilan ini juga selaras dengan tema HUT ke-44 RSUP Dr Sardjito, “Mengabdi, Bertumbuh, dan Bersinergi untuk Negeri,” yang menekankan pentingnya kolaborasi kemanusiaan dalam memperkuat sistem layanan kesehatan yang cepat dan tepat
Memasuki usia 44 tahun, Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr. Eniarti, MSc, Sp.KJ, MMR, QHIA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengalaman pasien sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bermutu di tengah tantangan sistem kesehatan yang semakin kompleks.
Arah pengembangan rumah sakit menempatkan pelayanan tidak hanya berorientasi pada aspek teknis medis, tetapi juga pada nilai kemanusiaan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga hangat, bermartabat, dan berpusat pada pasien,” ujar Eniarti.
Menurutnya, peringatan 44 tahun menjadi momentum refleksi perjalanan panjang rumah sakit dalam menjalankan fungsi pelayanan, pendidikan, dan riset yang bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pertumbuhan yang terarah dan sinergi dengan berbagai pihak.
“Empat puluh empat tahun adalah perjalanan panjang yang menuntut kami untuk terus bertumbuh secara terarah dan bersinergi, karena tidak ada rumah sakit yang dapat bekerja sendiri,” katanya.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS, dalam sambutan virtualnya menyampaikan apresiasi atas peran RSUP Dr Sardjito sebagai rumah sakit rujukan nasional yang terus bertransformasi.
Ia berharap rumah sakit tersebut semakin memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam menjawab tantangan kesehatan di masa depan.
Dalam pengembangan layanan ke depan, RSUP Dr Sardjito memfokuskan strategi pada peningkatan pengalaman pasien, penguatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, serta peningkatan mutu klinis melalui penerapan standar pelayanan dan keselamatan pasien.
Upaya tersebut diperkuat melalui digitalisasi tata kelola rumah sakit secara terintegrasi serta penguatan jejaring rujukan guna memperluas akses layanan kesehatan bermutu.
Peringatan HUT ke-44 juga diisi dengan pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam mendukung layanan kesehatan, termasuk Yayasan Embun Surga sebagai organisasi pengantar pasien terbanyak. Acara tersebut dihadiri para mitra rumah sakit dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Ketua Yayasan Embun Surga Purworejo, Trimansih Utami, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut sekaligus atas kesempatan membantu warga Purworejo memperoleh akses layanan kesehatan di RSUP Dr Sardjito.
“Sejak Embun Surga berdiri kami sudah berkomitmen untuk membantu pasien yang membutuhkan transportasi ke Sardjito. Kami sangat memahami kesulitan yang dialami keluarga pasien saat harus ke luar kota tetapi tidak memiliki biaya transportasi yang cukup,” ujar perempuan yang akrab disapa Mak Tri ini.
Jumlah pasien dan pendamping pasien yang memanfaatkan layanan ambulans Yayasan Embun Surga terus meningkat setiap tahun. Pada 2021 tercatat 1.941 jiwa, meningkat menjadi 4.708 jiwa pada 2022 dan 7.329 jiwa pada 2023. Angka tersebut kembali naik menjadi 8.511 jiwa pada 2024 dan mencapai 8.556 jiwa pada 2025.
Peningkatan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara rumah sakit dan organisasi sosial dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Kerja sama antara RSUP Dr Sardjito dan Yayasan Embun Surga diharapkan terus memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien rujukan dari daerah. (Jon)





