Lindungi Masa Depan Pelajar, Satres Narkoba Gelar Sosialisasi di SMK YPP Purworejo

oleh
Foto bersama dalam Sosialisasi dan Penyuluhan Dampak Penyalahgunaan Narkoba di SMK YPP Purworejo, Senin (27/05/2026) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ratusan siswa SMK YPP Purworejo mendadak berkumpul di Indoor Aguna pada Senin (27/04/2026). Kedatangan aparat dari Satres Narkoba Polres Purworejo ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk memberikan “benteng” bagi para generasi muda agar tidak terjerumus dalam gelapnya dunia narkotika.

Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh KBO Satres Narkoba Polres Purworejo, Ipda Bambang Rachmanto, S.H., didampingi Kanit 1 Aipda Agus Widodo. Langkah preventif ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Polda Jateng untuk mendeteksi dini peredaran gelap narkoba di lingkungan sekolah.

Ipda Bambang Rachmanto mengungkapkan bahwa saat ini dunia remaja menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, khususnya jenis obat-obatan golongan tiga.

“Kami melakukan pencegahan dan deteksi dini agar pelajar tidak terkena dampak peredaran narkoba yang disinyalir sudah masuk ke dunia remaja,” jelas Ipda Bambang saat ditemui di lokasi kegiatan.

Dari Satresnarkoba juga menyampaikan dampak kesehatan hingga ancaman hukumannya, mulai dari penyalahgunaan obat-obatan hingga sabu-sabu serta jenis-jenis narkoba termasuk dampaknya untuk kesehatan dan dampak secara fakta hukum yang ada.

“Jangan sampai anak sekolah menjadi sasaran bandar. Harapannya, karier mereka sebagai penerus bangsa tidak tersendat gara-gara tersandung kasus hukum narkoba,” tambahnya.

Tak hanya soal narkoba, sosialisasi ini juga menyentuh isu krusial lainnya seperti bullying (perundungan) dan aturan lalu lintas.

Waka Kesiswaan SMK YPP Purworejo, Abdul Karim, S.Pd., menyebutkan sebanyak 319 siswa kelas XI mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Salah satu momen menarik adalah ketika siswa mulai berani melontarkan pertanyaan kritis mengenai pemulihan pecandu.

“Tadi ada siswa yang bertanya, apakah orang yang sudah terjerumus bisa sembuh? Ini pertanyaan bagus. Pihak Satres Narkoba menjelaskan bahwa solusi utamanya adalah niat dari pengguna untuk rehabilitasi,” ujar Abdul Karim.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah jemput bola dari Polres Purworejo ini. Menurut Abdul Karim, informasi mendetail mengenai fakta hukum dan jenis-jenis narkoba sulit diberikan secara mendalam oleh pihak sekolah sendiri.

“Sangat berguna sekali bagi siswa. Harapan kami, anak-anak SMK YPP benar-benar bersih, tidak ada yang menjadi pengguna apalagi pengedar,” pungkasnya. (Jon)