KORANJURI.COM – Dua pelajar terbaik Kabupaten Purworejo mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Mereka adalah Rizqi Akbar Rajendra dari SMAN 1 Purworejo dan Marsela Agustin dari SMKN 1 Purworejo.
Keduanya terpilih setelah melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat kabupaten dan kini memikul harapan besar masyarakat Purworejo untuk menembus persaingan di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Pada Selasa (12/05/2026), Rizqi dan Marsela yang didampingi orang tua serta kepala sekolah masing-masing, secara resmi berpamitan kepada Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH.
Pertemuan tersebut dilakukan untuk memohon doa restu agar perjalanan mereka dalam seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 17-20 Mei 2026 berjalan lancar.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo, Puguh Trihatmoko, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberangkatan kedua siswa ini merupakan hasil penyaringan terbaik dari ratusan pendaftar.
Di tingkat kabupaten sendiri, proses seleksi Paskibraka telah mencapai tahap akhir. Saat ini, sebanyak 89 peserta (42 putra dan 47 putri) tengah berada dalam tahap perankingan nilai untuk memperebutkan 30 posisi elit sebagai pengibar bendera pada upacara 17 Agustus mendatang di tingkat kabupaten.
Puguh menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tahun ini dijalankan dengan standar profesionalisme tinggi dan transparansi penuh melalui sistem aplikasi milik BPIP.
“Begitu nilai wawancara dan kepribadian dimasukkan, sistem akan langsung merangking secara otomatis. Tidak ada intervensi dan saya jamin tidak ada celah bagi praktik ‘titipan’. Siapa yang peringkat 1 sampai 16 untuk putra, dan 1 sampai 14 untuk putri, itulah yang terpilih,” tegas Puguh.
Menariknya, seleksi tahun ini tidak hanya menguji kekuatan fisik dan ideologi melalui tes kesehatan, kesamaptaan, dan PIP (Pembinaan Ideologi Pancasila). Tim seleksi juga melakukan “audit” rekam jejak digital para peserta.
“Kami selidiki akun media sosialnya. Apa yang mereka unggah dan buka selama ini. Ini penting untuk melihat integritas serta kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Purworejo juga mengambil kebijakan diskresi terkait tinggi badan agar kuota tetap terpenuhi dengan kualitas terbaik. Untuk putri, syarat minimal yang semula 165 cm diberikan diskresi menjadi 160 cm, sedangkan untuk putra dari 170 cm menjadi minimal 165 cm.
Bagi mereka yang nantinya terpilih, selain mendapatkan kebanggaan luar biasa, pengalaman menjadi anggota Paskibraka akan menjadi poin tambahan (nilai plus) bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang TNI atau POLRI.
Kini, kata Puguh, fokus utama tertuju pada Rizqi Akbar Rajendra dan Marsela Agustin yang akan membawa nama harum Purworejo di kancah provinsi. Dukungan dan doa masyarakat sangat diharapkan agar putra-putri terbaik ini mampu memberikan performa maksimal.(Jon)





