KORANJURI.COM – Semangat berbagi dan kepedulian sosial terpancar jelas di lingkungan SMK TKM Teknik Purworejo. Pada Kamis (28/05/2026), keluarga besar sekolah ini menggelar penyembelihan hewan kurban sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Rabu lalu (27/05/2026).
Tahun ini, jumlah hewan kurban di SMK TKM Teknik Purworejo mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pihak sekolah menyembelih 2 ekor sapi yang berasal dari kurban para guru, serta penyaluran 12 ekor kambing ke penerima.
Secara seremoni, penyembelihan hewan kurban ini diawali dengan penyerahan dari Ketua Majelis Cabang Taman Siswa Purworejo Ki Gandung Ngadina, S.Pd., M.Pd., kepada juru sembelih.
Kepala SMK TKM Teknik Purworejo, Ki Murwanto, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan jumlah hewan kurban ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya menyembelih 1 ekor sapi dan menyalurkan 10 ekor kambing.
“Ini membuktikan bahwa tingkat kesadaran dan Alhamdulillah kesejahteraan para guru serta karyawan kami juga ikut meningkat,” ujar Ki Murwanto di sela-sela kegiatan.
Proses penyembelihan kali ini berjalan lancar dengan melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, karyawan, hingga anggota OSIS. Menariknya, panitia juga menggandeng tenaga ahli dari Juru Sembelih Halal (Juleha) Loano sebagai jagal khusus untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi syariat Islam dan higienis.
Ki Murwanto menambahkan, keterlibatan siswa dalam OSIS bukan tanpa alasan. Kegiatan ini menjadi ladang pembelajaran nyata bagi mereka untuk memupuk rasa empati dan kepedulian terhadap sesama sejak dini.
“Tahun depan, kami berencana melibatkan OSIS dalam pelatihan Juleha. Tujuannya agar ke depan anak-anak bisa paham betul mengenai teknis penyembelihan yang benar. Ini adalah latihan nyata bagi siswa untuk berkurban dan berbagi,” jelasnya.
Apresiasi luar biasa juga datang dari Ketua Majelis Cabang Taman Siswa Purworejo Ki Gandung Ngadina, S.Pd., M.Pd. Menurutnya, esensi dari kegiatan Idul Adha di sekolah ini merupakan peletakan pondasi dasar yang sangat kuat dalam membentuk karakter siswa.
“Di Taman Siswa, karakter adalah hal utama yang harus kita tanamkan. Kita tidak hanya ingin anak itu pandai otaknya, tetapi karakternya juga harus bagus. Walaupun pandai, kalau karakternya tidak bagus, tidak akan menghasilkan apa-apa,” tegas Ki Gandung.
Ia juga mengaitkan momentum ini dengan slogan sekolah, yakni ‘Disiplin Pangkal Sukses’. Menurutnya, disiplin berarti patuh pada aturan, baik aturan agama maupun aturan hidup bermasyarakat.
“Orang kalau hidupnya mengikuti aturan, pasti disenangi orang. Kalau hidupnya disenangi orang, pasti akan nyaman/enak). Inilah yang kita pondasikan lewat pendidikan agama,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban, Shokhibul Arif, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa seluruh daging kurban yang jumlahnya mencapai 500 an paket ini langsung didistribusikan secara merata kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
“Untuk daging kurban, akan kami distribusikan kepada warga di sekitar lingkungan sekolah, warga di sekitar tempat tinggal bapak dan ibu guru, serta masyarakat umum lainnya yang membutuhkan,” pungkas Shokhibul.
Melalui kegiatan ini, SMK TKM Teknik Purworejo kembali membuktikan bahwa institusi pendidikan tidak hanya fokus pada nilai akademik, melainkan juga sukses mencetak generasi yang humanis, religius, dan berkarakter kuat. (Jon)





