KORANJURI.COM – Tim dosen dan mahasiswa dari ITB STIKOM Bali sukses melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat pada UMKM fashion lokal Bali, Stella.
Pendampingan dilakukan melalui program optimalisasi strategi pemasaran digital untuk meningkatkan brand awareness dan daya saing usaha.
Ketua tim ITB STIKOM Bali Kadek Surya Adi Saputra mengatakan, program dilakukan secara bertahap melalui observasi, pelatihan, pendampingan, hingga pengembangan media digital UMKM.
“Kami membantu Stella membangun branding digital melalui website dan media sosial agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Surya Adi, Jumat, 12 Juni 2026.
UMKM Stella yang berlokasi di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Bali.
Hasil observasi menunjukkan, Stella belum memiliki website resmi dan aktivitas media sosial masih belum optimal.
Kemudian dilakukan pendampingan digital marketing mencakup, pengelolaan Instagram bisnis, strategi konten digital, pembuatan desain promosi, optimalisasi profil media sosial, hingga penyusunan jadwal posting konten secara konsisten.
Tim juga mendampingi proses pembuatan konten reels, foto produk, caption promosi, serta optimalisasi hashtag marketing untuk meningkatkan jangkauan audiens.
“Kami mengembangkan website resmi UMKM Stella yang dilengkapi dengan katalog produk, halaman artikel, fitur informasi brand, serta integrasi pemesanan melalui WhatsApp,” ujarnya.
Website tersebut dirancang dengan tampilan modern bernuansa tropikal yang sesuai dengan identitas fashion Bali yang diusung Stella.
“Akun Instagram @stellabaliwear berhasil berkembang menjadi lebih aktif dengan penambahan konten promosi, optimalisasi tampilan profil bisnis, serta hadirnya media website sebagai sarana branding digital UMKM,” jelas Surya.
Program ini diharapkan dapat membantu Stella meningkatkan visibilitas merek serta memperluas jangkauan pasar fashion lokal Bali ke tingkat nasional maupun internasional.
Pengabdian masyarakat itu diikuti oleh Kadek Surya Adi Saputra sebagai ketua, bersama anggota tim Ayu Chrisniyanti, Tria Hikmah Fratiwi, Shafyq Satryo Efdyka, dan A.A. Ngurah Bagus Ryananta Danendra. (Way)





