Unik! Pelepasan Siswa MTs dan MA An Nawawi Berjan Purworejo Gunakan 4 Bahasa

oleh
Siswa berprestasi mendapatkan penghargaan dalam Pelepasan dan Penyerahan Kembali Kepada Pengasuh Siswa Kelas IX dan XII MTs dan MA An Nawawi Berjan Purworejo Tahun Pelajaran 2025/2026 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kemeriahan dan nuansa internasional mewarnai acara Pelepasan dan Penyerahan Kembali Kepada Pengasuh Siswa Kelas IX dan XII MTs dan MA An Nawawi Berjan Purworejo Tahun Pelajaran 2025/2026.

Acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu (13/06/2026) ini tampil beda karena dipandu oleh pembawa acara menggunakan empat bahasa sekaligus, yakni Arab, Inggris, Indonesia dan Prancis.

Penggunaan bahasa Prancis ini menjadi bukti keberhasilan inovasi kurikulum di MA An Nawawi Berjan Purworejo. Sejak dibukanya Jurusan Bahasa tiga tahun lalu, para siswa tidak hanya mendalami bahasa Arab dan Inggris, tetapi juga aktif mempelajari bahasa Prancis sebagai salah satu keunggulan kompetitif mereka.

Ketua Panitia Kegiatan, Chazbi Ngubaidillah, menjelaskan bahwa sejak dua tahun terakhir, prosesi pelepasan siswa MA dan MTs sengaja digabung menjadi satu rangkaian besar (masterpiece event) akhir tahun pelajaran di bawah naungan Yayasan An-Nawawi.

“Berbeda dengan tahun lalu di mana perpisahan sekolah digelar lebih dulu baru khataman, tahun ini formatnya dibalik. Acara Khataman Akhirus Sanah pondok pesantren sudah dilaksanakan tadi malam, kemudian hari ini adalah prosesi pelepasan dan penyerahan kembali kepada pengasuh,” ujar Chazbi saat diwawancarai di sela-sela acara, Sabtu (13/06/2026).

Rangkaian acara ini diikuti oleh total 713 siswa yang lulus tahun ini. Adapun rinciannya terdiri dari 183 siswi MTs Putri, 163 siswa MTs Putra, 222 siswi MA Kelas XII Putri, dan 145 siswa MA Kelas XII Putra.

Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diawali dengan prosesi kirab yang sangat memukau. Para siswa berbaris rapi dikawal oleh pasukan Paskibra dengan tradisi pedang pora yang megah hingga memasuki area haflah. Suasana semakin dramatis saat prosesi diakhiri dengan teatrikal menancapkan bendera di atas panggung utama.

Namun, ada satu momen yang mencuri perhatian publik dalam wisuda kali ini. Salah satu alumni yang dinyatakan lulus dari kelas IX MTs An Nawawi 01 Berjan adalah Lin Amani, yang merupakan putri dari Syekh Ammar, Imam Masjidil Aqsa.

“Betul, salah satu siswi yang lulus dari MTs adalah putri dari Syekh Ammar, Imam Masjidil Aqsa yang saat ini tengah melakukan rihlah panjang di Indonesia akibat konflik di Palestina. Beliau sudah menempuh pendidikan di sini selama tiga tahun,” ungkap Chazbi.

Meskipun berasal dari Timur Tengah, Lin Amani dikenal sebagai sosok yang sangat ramah (humble) dan tidak mengalami kendala komunikasi yang berarti karena sudah lancar berbahasa Indonesia, sehingga mampu mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sangat baik.

Selain prestasi internasional, MA An Nawawi Berjan Purworejo juga terus merawat tradisi literasi yang kuat. Memasuki tahun ketiga peluncuran buku, tahun ini para siswa MA sukses menerbitkan 5 buah buku berdasarkan minat akademis mereka

Dari Peminatan MIPA berjudul ‘Dibalik Rumus dan Penemuannya’ dan ‘Kisah Dibalik Tujuh Ilmuwan Sains’. Dari Peminatan IPS berjudul ‘Orde Baru dalam Ingatan Bangsa’. Dari Peminatan Bahasa berjudul ‘Selaksa di Manawa’ (Antologi 107 pentigraf) serta dari Peminatan Program Keagamaan berjudul ‘Menggapai Jannah dengan Amalan-amalan Shalat Sunnah’.

Pihak madrasah juga memberikan penghargaan tinggi bagi para guru dan karyawan yang menunjukkan dedikasi luar biasa. Berdasarkan penilaian internal, berikut adalah daftar Guru dan Karyawan Teladan Peringkat 1 hingga 5: Hj. Chofidah, S. Ag., M.Pd. (Guru), Esti Andriani Utami, S.Pd. (Guru), Indah Wijayanti, S.Pd. (Guru), Latifah, S.Pd. (Guru BK) dan Sertu Purn. Subandi (Bidang Keamanan).

Tak hanya tenaga pendidik, penghargaan juga diberikan kepada siswa peraih peringkat 1-10 lulusan terbaik, serta para siswa dari MTs An Nawawi 01 Berjan yang sukses meraih nilai ujian sempurna (100).

Bagi siswa berprestasi dari masing-masing peminatan dari MA An Nawawi Berjan Purworejo juga mendapatkan reward. Di akhir kegiatan, Pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan Purworejo K.H. Achmad Chalwani Nawawi menyampaikan mauidhoh hasanah di penghujung acara.

Setelah prosesi formal ini selesai, rangkaian acara akan ditutup pada Sabtu malam dengan agenda hiburan khusus bagi para santri dan siswa, sebelum mereka dijadwalkan pulang ke kampung halaman masing-masing pada hari Ahad.

“Bagi anak-anak yang telah lulus, semoga bisa melanjutkan pendidikan kembali di An-Nawawi, ataupun bagi yang di luar, mereka tetap menjaga atribut kesantriannya. Dan yang paling utama, semoga ilmunya bermanfaat,” pungkas Chazbi.(Jon)