KORANJURI.COM – Sebanyak 124 siswa kelas XII SMK Kesehatan Purworejo mengikuti prosesi Purnawiyata dan Sumpah Profesi Asisten Tenaga Kesehatan (Asnakes) Angkatan ke-X Tahun Pelajaran 2025/2026.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Auditorium Kasman Singodimedjo, Universitas Muhammadiyah Purworejo, Kamis (18/06/2026).
Para wisudawan tersebut terdiri dari dua kompetensi keahlian, yakni Jurusan Keperawatan sebanyak 68 siswa dan Jurusan Farmasi sebanyak 56 siswa. Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos., M.Pd.
Selain orang tua siswa, momentum bersejarah ini juga dihadiri oleh jajaran pengawas SMK dari Cabdin Pendidikan Wilayah IX Jateng, Ketua PAFI dan PPNI Purworejo, pengurus Yayasan Bina Tani Bagelen, jajaran Komite, serta para Direktur RS Swasta dan Negeri serta pimpinan apotek se-Kabupaten Purworejo.
Secara seremonial, prosesi Purnawiyata ditandai dengan pengalungan samir dan penyerahan ijazah secara simbolis kepada para lulusan. Suasana berubah menjadi makin sakral saat para siswa menjalani sumpah profesi sebagai Asisten Tenaga Kesehatan.
Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan naskah sumpah profesi oleh perwakilan wisudawan, dan diakhiri dengan pelantikan resmi Asnakes oleh Kepala Sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perjuangan para siswa yang telah ditempa selama tiga tahun di bangku sekolah.
“Hari ini bukan akhir, tapi gerbang awal perjuangan kalian. Tiga tahun kalian ditempa di SMK Kesehatan Purworejo: belajar teori, praktik di laboratorium, hingga PKL di RSUD, klinik, puskesmas, dan apotek. Tetes keringat dan lelah kalian hari ini lunas terbayar,” ujar Nuryadin.
Di hadapan ratusan wisudawan, Nuryadin menitipkan beberapa pesan penting untuk dijadikan pedoman di masa depan.
“Jadilah tenaga kesehatan yang kompeten dan berakhlak mulia. Lulusan harus mengedepankan empati. Sesuai dengan sumpah profesi, bahwa melayani pasien haruslah dengan hati, senyum, dan sapaan yang ramah,” kata Nuryadin.
Kepala sekolah juga menekankan kepada wisudawan agar jangan pernah berhenti belajar, karena dunia kesehatan terus berkembang dinamis.
Karakter khas sekolah yang anggun dalam akhlak dan simpatik harus terus dibawa. Nuryadin mendorong lulusan untuk terus meningkatkan ilmu (update ilmu) hingga menjadi Ners, Apoteker, atau ASN Kesehatan di masa depan. Ia juga memberi ucapan selamat bagi lulusan yang sudah diterima kuliah maupun kerja.
“Jaga nama baik almamater. Di mana pun bekerja atau melanjutkan studi, junjung tinggi kejujuran, disiplin, dan profesionalisme demi membanggakan orang tua, guru, dan daerah asal,” ujar Nuryadin mengakhiri pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan khusus kepada para lulusan berprestasi yang berhasil meraih nilai tertinggi, yaitu Fioren dari kelas XII Keperawatan 1 dan Naswa Dias Meirani dari kelas XII Farmasi 1.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh guru dan tamu undangan kepada para wisudawan yang kini resmi menyandang gelar Asisten Tenaga Kesehatan dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Jon)





