Intip Keseruan MPLS SMK Bharasa Purworejo, Dari Hipnoterapi Hingga Basah-Basahan Damkar

oleh
Serunya kegiatan penutupan MPLS di SMK Bharasa Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Bharasa Purworejo resmi ditutup dengan sangat meriah pada Jum’at (17/07/2026).

Mengusung tema “Membangun Karakter, Menggali Potensi, dan Menyiapkan Masa Depan”, kegiatan yang berlangsung selama lima hari sejak Senin (13/07/2026) lalu ini sukses memberikan kesan mendalam bagi para siswa baru.

Puncak acara hari terakhir ditutup dengan aksi seru edukasi kebencanaan skala rumah tangga yang bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar), lengkap dengan sesi basah-basahan massal yang menyegarkan sebagai simbolis penutupan kegiatan.

Ketua Panitia MPLS, Rizal Dawas, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa MPLS tahun ini diikuti oleh 81 siswa baru. Menariknya, para siswa tidak hanya berasal dari wilayah Purworejo saja, melainkan juga dari berbagai daerah sekitarnya seperti Kebumen, Wonosobo, bahkan ada yang jauh-jauh datang dari Kota Padang, Sumatra Barat.

“Hari kelima ini adalah gongnya. Kita buat konsepnya have fun, namun tetap sarat edukasi. Harapan kami, melalui MPLS ini mental dan karakter siswa menjadi lebih tangguh serta siap diterjunkan ke masyarakat maupun dunia kerja,” ujar Rizal di sela kegiatan.

Sementara itu, panitia lainnya, Maryatun, S.Pd., membeberkan runtutan kegiatan kreatif yang telah dilalui siswa dari hari ke hari.

Hari Pertama (Senin, 13/07/2026) MPLS dibuka resmi oleh Kepala Sekolah Kusumandari, S.Pd., Gr , M.Pd., dilanjutkan dengan penampilan Tari Dolalak klasik, perkenalan guru, serta pembuatan “Pohon Harapan” berkelompok.

Hari Kedua (Selasa, 14/06/2026) ) diisi dengan kegiatan Senam Indonesia Sehat, dilanjutkan penjelajahan lingkungan sekolah lewat 4 pos (pos etika, pos keagamaan, pos nasionalisme, pos motivasi), serta sosialisasi anti narkoba dan tertib lalu lintas bersama Polsek Banyuurip.

Hari Ketiga (Rabu, 15/07/2026) ada sesi membuka pola pikir bersama psikolog hipnoterapi, dilanjutkan dengan pengenalan program studi lintas jurusan.

“Uniknya, siswa keperawatan diajak belajar farmasi (membuat kapsul & simplisia), dan sebaliknya, siswa farmasi belajar alat medis dan anatomi tubuh,” ungkap Mary, panggilan akrab Maryatun.

Hari Keempat (Kamis, 16/07/2026) ada pemberian materi gemblengan fisik dan pembinaan karakter (PBB) langsung di bawah instruksi Koramil Banyuurip agar siswa lebih disiplin dan tangguh.

Keseruan semakin memuncak pada hari Jum’at (17/07/2026). Sejak pagi, para siswa melakukan jalan sehat bersama yang diiringi oleh penampilan meriah dari tim drumband SMK. Setelah itu, 10 ekstrakurikuler sekolah unjuk gigi menampilkan demonstrasi terbaik mereka guna menarik minat siswa baru.

Setelah ibadah salat Jum’at, acara dilanjutkan dengan Gelar Karya antarkelas yang menampilkan tari, flashmob, dan drama pendek berdurasi 12 menit.

“Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara, pihak sekolah mendatangkan tim Damkar dari Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo untuk membekali siswa mengenai mitigasi bencana skala kecil, khususnya kebakaran lingkup rumah tangga,” terang Mary.

Simulasi ini ditutup dengan aksi penyemprotan air massal dari mobil Damkar yang disambut sorak sorai gembira para siswa.

Waka Humas SMK Bharasa Purworejo Agus Suratno, S.Pd., menekankan pentingnya masa transisi ini untuk membantu siswa mengenali potensi terbaik mereka yang mungkin belum disadari sebelumnya.

“Melalui pengenalan ekstrakurikuler dan penekanan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di MPLS ini, kami ingin para siswa tidak hanya unggul secara akademis dan keahlian praktis, melainkan juga memiliki karakter yang matang untuk menyongsong masa depan mereka,” pungkas Agus. (Jon)