Berbagi Pengalaman, Delegasi ISA Jepang Lakukan Site Visit ke Imigrasi Soetta

oleh
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menerima kunjungan Delegasi Immigration Services Agency (ISA) of Japan - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menerima kunjungan Delegasi Immigration Services Agency (ISA) of Japan. Site visit di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Bilateral Keempat, antara Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dan Immigration Services Agency of Japan pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026 di Jakarta.

Bersama Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan Arif Munandar dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih P. Kartika Perdhana, delegasi meninjau inovasi keimigrasian di TPI Soekarno-Hatta.

Inovasi teknologi yang diterapkan di Bandara Soetta meliputi autogate, passenger analysis unit (PAU), aplikasi All Indonesia, serta laboratorium forensik pemeriksaan paspor.

Commissioner of Japan Immigration Services Agency Hideharu Maruyama sebagai perwakilan delegasi ISA Jepang mengatakan, sistem autogate di Bandara Soetta sangat mudah dipahami.

Terutama, dengan penggunaan warna merah, biru, dan hijau dalam operasionalnya. Jepang juga mendorong pemanfaatan autogate di negaranya untuk mempermudah proses pemeriksaan keimigrasian.

“Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kami akan melakukan. Kami melihat petugas imigrasi Soekarno-Hatta memahami perannya dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat melihat langsung suasana Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Soekarno-Hatta,” kata Hideharu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih P. Kartika Perdhana mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama keimigrasian antara Indonesia dan Jepang.

Praktik terbaik ini, kata Galih, memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang inovatif, aman, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, bertukar. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Galih.

Menurutnya, Imigrasi Soetta terus mendukung agenda strategis Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperkuat kerja sama internasional dan diplomasi keimigrasian.

Sekaligus, menghadirkan pelayanan keimigrasian yang modern, aman, dan berstandar internasional. (Thalib)