Bupati Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Purworejo 2026, Siap Kibarkan Merah Putih

oleh
Prosesi pengukuhan Paskibraka Kabupaten Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Purworejo Tahun 2026 resmi dikukuhkan.

Prosesi pengukuhan yang penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Sabtu (15/8/2026).

Acara sakral tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para orang tua anggota Paskibraka, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo berpesan agar para anggota Paskibraka mampu mengemban kehormatan dan tanggung jawab besar ini dengan sebaik-baiknya.

Beliau menegaskan bahwa tugas mulia ini menuntut lebih dari sekadar keterampilan baris-berbaris.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, Paskibraka harus memiliki disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan keteladanan. Ketika kalian mengibarkan Sang Merah Putih, ingatlah bahwa kalian membawa nama keluarga, sekolah, dan Kabupaten Purworejo,” pesan Bupati.

Berdasarkan data dari Kesbangpol Purworejo, formasi Paskibraka tahun ini terdiri atas 30 peserta dengan komposisi 14 putri dan 16 putra.

Sebelum dikukuhkan, mereka telah menjalani rangkaian seleksi, pelatihan baris-berbaris yang diasuh oleh TNI dan Polri sejak 23 Juli, serta pemusatan latihan di Desa Bahagia, sebuah tempat miniatur negara untuk mempraktikkan nilai-nilai Pancasila, mulai 13 hingga 15 Agustus 2026.

Kepala Badan Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemusatan latihan tahun ini tidak hanya berfokus pada kedisiplinan fisik, tetapi juga penekanan pada proses pembelajaran aktif.

“Tahun ini diberikan penekanan tambahan pada proses pembelajaran aktif, di mana peserta tidak hanya dituntut disiplin dan beretika, tetapi juga diharapkan mampu mengimplementasikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila setelah selesai mengikuti pemusatan dan penugasan pengibaran,” ujar Puguh Trihatmoko.

Selain latihan fisik dan penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, serta etika, momen pengukuhan hari ini juga diisi dengan acara sungkeman bersama orang tua.

“Hal ini dilakukan agar para anggota mendapatkan doa restu demi kelancaran tugas mereka ke depan,” ujar Puguh.

Rangkaian tugas berat namun mulia ini akan segera dilakoni oleh para anggota Paskibraka. Berdasarkan jadwal, mereka akan melaksanakan tugas utama pengibaran bendera pada Senin pagi, 17 Agustus 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada sore harinya.(Jon)