Sabet Juara 1 FLS3N, Aransemen ‘Sedekah Bumi’ SMPN 6 Purworejo Siap Mengguncang Tingkat Provinsi

oleh
Tim SMPN 6 Purworejo berhasil menyabet gelar Juara 1 FLS3N pada Lomba Kreativitas Musik Tradisional tingkat Kabupaten Purworejo 2026 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMPN 6 Purworejo dalam ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Purworejo yang berlangsung pada Selasa (05/05/2026) hingga Rabu (06/05/2026).

Tim SMPN 6 Purworejo berhasil menyabet gelar Juara 1 setelah memukau dewan juri dengan karya orisinal berjudul “Sedekah Bumi” pada Lomba Kreativitas Musik Tradisional.

Pembimbing FLS3N SMPN 6 Purworejo, Sukendar, S.Pd., mengungkapkan bahwa kemenangan ini diraih berkat keberanian siswa mengeksplorasi alat musik tradisional yang dipadukan dengan unsur budaya lokal Purworejo.

“Karya kami berjudul ‘Sedekah Bumi’. Isinya menceritakan tentang rasa syukur manusia kepada Tuhan dan alam. Kami mengambil inspirasi dari kesenian rakyat khas Purworejo, yaitu Incling atau jaran kepang,” ujar Sukendar saat diwawancarai pada Kamis (07/05/2026).

Uniknya, tim yang beranggotakan Anggoro H Darmawan, Rafael Bagus W, Alyaa Bumi S, Ja’far Hamdani dan Fitria Ratna N ini tidak hanya memainkan gamelan. Mereka mengombinasikan angklung, bende, hingga menyulap kendang bem menjadi beduk untuk menciptakan harmoni yang kaya, lengkap dengan performa vokal dari kelima personelnya.

Kemenangan tahun ini mempertegas dominasi SMPN 6 Purworejo di cabang Lomba Kreativitas Musik Tradisional. Tercatat, sekolah ini telah mengoleksi gelar juara dalam tiga tahun terakhir secara berturut-turut.

“Tahun 2024 kami juara 2, lalu tahun 2025 juara 1, dan tahun 2026 ini Alhamdulillah kembali meraih juara 1. Selain pada Lomba Kreativitas Musik Tradisional tradisional, tahun ini kami juga meraih Juara Harapan 3 di cabang Ansambel Campuran,” tambah Sukendar, yang sehari-hari merupakan guru Bahasa Indonesia tersebut.

Dari delapan cabang yang dilombakan dalam FLS3N, SMPN 6 Purworejo mengirimkan perwakilan di tujuh mata lomba, kecuali Pantomim.

Menatap kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan pada Juni mendatang, Sukendar bersama pelatih luar, Mas Angkup, tengah menyiapkan strategi khusus. Belajar dari evaluasi tahun lalu, faktor durasi menjadi fokus utama perbaikan.

“Tahun lalu kami terkendala durasi. Di tingkat kabupaten durasinya pendek, tapi di provinsi diminta 6 hingga 7 menit. Untuk tahun ini, kami akan menambah aransemen baru agar durasi penampilan lebih maksimal,” jelasnya.

Meski persaingan di tingkat provinsi dikenal sangat ketat, pihak sekolah optimis mampu bersaing. Target yang dipasang tidak muluk-muluk, yakni menembus jajaran 10 besar Jawa Tengah. Rencananya, latihan intensif akan kembali dimulai dalam dua minggu ke depan untuk mematangkan skill dan vokal para siswa. (Jon)