Spektakuler! Karnaval Bahari Nusantara SMPN 5 Purworejo Pukau Ribuan Penonton

oleh
Mengangkat tema Bahari Nusantara, karnaval SMPN 5 Purworejo pukau ribuan penonton - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kekayaan bahari Nusantara hadir dalam balutan seni, budaya, dan kreativitas yang memukau melalui Karnaval Bahari Nusantara SMP Negeri 5 Purworejo.

Mengangkat keindahan dunia perairan sekaligus kisah legenda yang berkembang di masyarakat, karnaval ini sukses menjadi perpaduan menarik antara tradisi, sejarah, dan imajinasi.

​Tampil sebagai nomor urut 1 dalam perhelatan akbar Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo yang digelar pada Kamis (27/08/2026), SMPN 5 Purworejo yang dikenal sebagai sekolah favorit di Kutoarjo tampil gemilang di bawah pimpinan Kepala Sekolah, Ibu Dwi Retno Untari, S.Pd.

Sekolah ini mempersembahkan berbagai penampilan spektakuler dan menarik yang berhasil menyita perhatian publik Purworejo.

​Rangkaian Parade Spektakuler
​Rangkaian acara diawali dengan tarian kolosal “Geger Tirtamaya” yang dibawakan oleh 12 penari, terdiri dari 6 penari berkostum hijau dan 6 penari berkostum merah.

“Tarian dinamis ini menggambarkan pertarungan pasukan Nyi Blorong melawan Nyi Roro Kidul, menciptakan pertunjukan legenda bahari yang penuh makna,” ujar Kepala SMPN 5 Purworejo Dwi Retno Untari, S.Pd., Jum’at (28/08/2026).

​Parade kemudian dilanjutkan dengan barisan Paskibra dan pasukan drumband yang megah, disusul oleh pasukan ubur-ubur dengan gerakannya yang lembut dan anggun.

Ubur-ubur merepresentasikan kehidupan bawah laut yang penuh warna dan keindahan, menjadi simbol bahwa laut bukan hanya luas dan dalam, tetapi juga menyimpan kehidupan yang menakjubkan.

​Nuansa sejarah dan budaya semakin terasa melalui kehadiran Mobil Kalinyamat yang menampilkan dua sosok perempuan sebagai simbol kekuatan laut dan kejayaan bahari, serta Mobil Gamelan yang mengiringi kelompok penari.

Barisan berikutnya menghadirkan kura-kura, Istana Laut yang menggambarkan kerajaan bawah laut penuh pesona, serta Genderuwo Air Tawar sebagai representasi kekuatan dan penjaga ekosistem perairan tawar.

​Puncak parade yang paling menarik perhatian para penonton adalah kehadiran Maskot Naga V2, yang berdiri megah melambangkan semangat masyarakat Nusantara yang sejak dulu dikenal sebagai bangsa pelaut. Di atas maskot naga tersebut, berdiri dengan anggun dan wibawa sosok Nyi Blorong.

“Sosok naga ini menjadi simbol kekuatan, keberanian, persatuan, dan semangat kejayaan Nusantara sebagai bangsa bahari,” terang Retno.

​Rangkaian karnaval kemudian ditutup dengan barisan kostum karnaval yang eksotis, Mobil Orator, dan diakhiri oleh parade guru SMPN 5 Purworejo yang turut serta memeriahkan suasana.

​Retno menegaskan pentingnya nilai edukasi dan pelestarian budaya melalui kegiatan ini.

​Menurutnya, melalui Karnaval Bahari Nusantara, pihaknya tidak sekadar menghadirkan pertunjukan seni yang menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya mengenal dan menjaga kekayaan alam serta budaya bangsa.

“Laut adalah kehidupan, budaya adalah identitas, dan kreativitas generasi muda adalah cara untuk terus menghidupkan warisan Nusantara,” kata Retno.

​Melalui perhelatan akbar ini, SMPN 5 Purworejo membuktikan komitmennya dalam melestarikan budaya dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap potensi kelautan Indonesia. Laut adalah kehidupan, budaya adalah identitas, dan kreativitas adalah jembatan emas menuju kejayaan masa depan. (Jon)