KORANJURI.COM – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo di Kabupaten Purworejo menunjukkan langkah nyata dalam menjaga integritas institusi.
Pada Jumat (08/05/2026), seluruh jajaran petugas LPKA Kutoarjo melaksanakan ikrar bersama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba (Halinar) dan penipuan, dipimpin Kepala LPKA Kutoarjo Ahmad Fauzi.
Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Rutan, Lapas dan LPKA se-Indonesia ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala LPKA Kutoarjo, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa ikrar tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen untuk menjalankan tugas sesuai SOP. Langkah konkret langsung dilakukan melalui penggeledahan wisma hunian anak binaan dengan pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri.
“Alhamdulillah, hasil razia di kamar hunian tidak ditemukan barang-barang terlarang. Ini bukti komitmen kami untuk mengantisipasi kejadian menonjol seperti peredaran narkoba atau penipuan yang kerap terindikasi dikendalikan dari dalam Lapas,” ujar Ahmad Fauzi.
Selain razia fisik, LPKA Kutoarjo juga menggandeng BNNK Magelang untuk melakukan tes urine secara mendadak. Sebanyak 79 anak binaan dan 55 pegawai menjalani pemeriksaan. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari zat narkotika.
Dalam rangkaian acara tersebut, anak binaan juga mendapatkan penyuluhan anti-narkoba untuk memperkuat mentalitas mereka agar tidak terjerumus kembali ke dunia gelap narkotika.
Langkah preventif ini mendapat sambutan positif dari pihak kepolisian. Plt Kapolsek Kutoarjo, Iptu Yogo Sutrisno, yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya sterilisasi yang dilakukan LPKA Kutoarjo.
“Di sini adalah tempat pendidikan. Anak-anak didik harus dibentuk sebaik mungkin agar nantinya saat kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang baik. Kami mendukung sepenuhnya langkah LPKA Kutoarjo dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Iptu Yogo.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Danki Brimob Kutoarjo, Ipda Herry Juli, BNNK Magelang diwakili Tri Astuti Lestari, S.KM, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, PKBI Daerah Jawa Tengah yang diwakili Risty, Ketua PKBM Tunas Mekar Aman Drs. MT Pangarso serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan terlaksananya ikrar dan aksi nyata ini, LPKA Kutoarjo berharap dapat terus mempertahankan predikat sebagai institusi pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.(Jon)





