Targetkan 3 Medali Emas di Provinsi, LKS SMK Purworejo 2026 Resmi Ditutup

oleh
Penyerahan piala dan hadiah pada penutupan LKS SMK tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2026, Kamis (15/01/2026) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 resmi berakhir pada Kamis (15/01/2026).

Ajang bergengsi yang berlangsung sejak Senin (12/01/2026) ini ditutup secara resmi oleh Pengawas SMK Cabdin Wilayah VIII Jateng, H. Achmad Chamdani, M.Pd., di Aula SMKN 1 Purworejo.

Sebanyak 141 peserta dari berbagai SMK negeri dan swasta telah berkompetisi dalam 20 mata lomba yang diselenggarakan di tingkat kabupaten. Penutupan ini menjadi awal perjuangan baru bagi para juara untuk membawa nama baik Purworejo ke level yang lebih tinggi.

Ketua MKKS SMK Kabupaten Purworejo, Wahyono, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan optimisme tinggi untuk kompetisi tahun ini. Belajar dari evaluasi tahun 2025 di mana Purworejo belum berhasil membawa pulang medali emas provinsi, tahun ini target besar telah dicanangkan.

“Tahun lalu kita hanya meraih peringkat dua dan tiga di lima mata lomba. Tahun 2026 ini, kami menargetkan minimal tiga medali emas di tingkat provinsi, sehingga bisa maju ke tingkat nasional,” tegas Wahyono saat ditemui usai acara penutupan.

Wahyono menambahkan bahwa LKS Tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan akan digelar pada 13 hingga 16 April 2026 di wilayah Banyumas, Cilacap, dan sekitarnya.

Satu hal yang menarik dalam LKS tahun ini adalah hilangnya dominasi sekolah tertentu. Wahyono menyebutkan bahwa distribusi juara satu kini tersebar merata di berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Tahun ini tidak ada lagi tradisi juara umum karena prestasi sudah merata. Ini menunjukkan kolaborasi dan pembinaan di seluruh SMK di Purworejo sudah berjalan dengan sangat baik,” jelasnya.

Dia menyebut, beberapa cabang lomba unggulan yang menjadi tumpuan prestasi Purworejo di tingkat provinsi hingga ke nasional, yakni Teknik Mesin, Nautika (Pelayaran) dan Kuliner.

Guna mengejar target emas dan menembus level nasional, MKKS SMK Purworejo telah menyiapkan langkah strategis selama masa jeda tiga bulan ke depan. Para pemenang juara satu akan menjalani pembekalan intensif.

“Kami meminta sekolah-sekolah segera menggodok siswanya, mengkolaborasikan pembinaan dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Kami juga akan mengumpulkan Ketua Kompetensi Keahlian (Kakom) untuk mengevaluasi kekurangan masa lalu agar tidak terulang kembali,” tambah Wahyono. (Jon)