KORANJURI.COM – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kutoarjo, Kwarcab Purworejo, melalui Satuan Tugas Pramuka Peduli (Satgas Pramuli) menggelar aksi sosial berbagi takjil gratis, Senin (09/03/2026).
Kegiatan perdana di bulan suci Ramadan ini menjadi wujud nyata kehadiran dan kepedulian anggota Pramuka di tengah masyarakat.
Plt Ketua Kwarran Kutoarjo, Tri Joko Winoto, S.Pd., M.M.Pd., mengungkapkan bahwa sebanyak 896 paket takjil disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat umum.
Anggaran kegiatan ini, sebut Tri Joko, murni bersumber dari donasi sukarela para pembina Pramuka se-Kwarran Kutoarjo yang menyisihkan rezekinya.
“Setiap paket bernilai sekitar sepuluh ribu rupiah. Isinya makanan ringan seperti roti, air mineral, minuman probiotik, dan snack,” jelas Tri Joko Winoto, Senin (09/03/2026) di sela kegiatan.
Pelaksanaan bagi takjil dijadwalkan berlangsung selama dua hari di titik keramaian yang berbeda. Hari pertama, Senin (09/03/2026), difokuskan di area selatan Alun-alun Kutoarjo, tepatnya di sekitar ikon kota. Sementara pada hari kedua, pembagian menyasar kawasan perlintasan kereta api (teteg) di depan Toko Sukses, Selasa (10/03/2026).
Sasaran utama aksi sosial ini adalah masyarakat umum yang melintas, terutama warga yang baru pulang bekerja atau sedang dalam perjalanan jauh sehingga belum sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa.
Dalam kegiatan bagi-bagi Takjil Senin (09/03/2026) sore itu, dalam hitungan menit, 400 an paket takjil ludes diserbu masyarakat. Bahkan ada beberapa diantara mereka yang tidak sempat kebagian.
Lebih lanjut, Tri Joko menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang berbagi, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi para anggota Pramuka. Aksi ini melibatkan langsung jajaran pengurus Kwarran bersama Dewan Kerja Ranting (DKR) yang mayoritas merupakan pelajar tingkat SLTA.
“Tujuannya untuk melatih anak-anak berbagi kepada sesama. Ini adalah implementasi Dasa Darma kedua, yaitu Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. Lewat aksi ini kita buktikan, Pramuka itu tidak hanya pintar kemah dan tali-temali, tapi juga memiliki wujud nyata kepedulian di masyarakat,” terangnya.
Meski baru diinisiasi tahun ini, program berbagi takjil ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan Kwarran Kutoarjo, yang pelaksanaannya akan dijadwalkan lebih awal pada Ramadan mendatang.
Eksistensi Satgas Pramuli Kwarran Kutoarjo tidak berhenti pada pembagian takjil. Tri Joko menambahkan, satuan tugas ini juga aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan lain, mulai dari mitigasi bencana hingga membantu pengamanan perayaan hari besar keagamaan.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang, anggota Pramuli Kutoarjo akan kembali diterjunkan ke lapangan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran.
“Untuk pengamanan Lebaran, personel biasanya dibagi di tiga pos, yaitu di area BRI, Pasar Hewan, dan sebelah utara Pasar Kutoarjo. Setiap harinya kita siagakan sekitar 15 anak yang disebar lima orang per pos,” terang Tri Joko.
Camat Kutoarjo Nur Huda, SSTP., M.IP., selaku Kamabiran sangat mengapresiasi kegiatan perdana bagi-bagi Takjil yang diinisiasi Kwarran Kutoarjo ini.
Nur Huda yang juga hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan rasa terkejut sekaligus bangga melihat sambutan hangat dari warga. Dia mengakui bahwa jumlah masyarakat yang datang dan antusiasme mereka jauh melampaui perkiraan awal.
“Di luar ekspektasi. Mudah-mudahan bermanfaat dan menambah semangat masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa,” ujar Nur Huda.
Meski dinilai sukses sebagai langkah awal, Kamabiran menekankan pentingnya evaluasi bersama. Mengingat ini adalah pengalaman pertama, pihak penyelenggara perlu mencermati beberapa aspek teknis untuk kegiatan mendatang.
“Semoga kegiatan ini kedepannya bisa tetap berjalan, lebih lancar, dan lebih bermanfaat lagi,” pungkasnya. (Jon)





