Deteksi Dini Penyakit, BPJS Kesehatan Kebumen Sisir Ratusan Siswa Sekolah Rakyat di Banjarnegara

oleh
BPJS Kesehatan Kebumen saat melakukan Skrining Riwayat Kesehatan bagi para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Langkah nyata dalam menjaga kesehatan generasi muda terus digencarkan. BPJS Kesehatan Cabang Kebumen bergerak cepat melaksanakan kegiatan Pemantauan dan Skrining Riwayat Kesehatan bagi para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara, pada Selasa (26/05/2026).

Aksi jemput bola ini menjadi bukti komitmen kuat BPJS Kesehatan dalam mendukung upaya promotif dan preventif, guna memastikan kondisi kesehatan peserta didik tetap terpantau optimal sejak dini.

Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan biasa. Ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai melalui program ini, yakni mendeteksi faktor risiko kesehatan siswa secara lebih awal sebelum menjadi penyakit serius, meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga kesehatan selama menuntut ilmu di lingkungan asrama serta memastikan siswa mendapatkan layanan kesehatan yang tepat sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan bahwa Skrining Riwayat Kesehatan adalah fondasi awal yang wajib dilakukan sebelum peserta memperoleh pelayanan penapisan kesehatan tertentu.

“Skrining Riwayat Kesehatan adalah proses pengumpulan informasi melalui pengisian pertanyaan mengenai riwayat kesehatan peserta. Saat ini, prosesnya sudah sangat mudah karena bisa dilakukan secara mandiri (self assessment) lewat berbagai kanal digital,” ujar Dina, Rabu (27/05/2026).

Masyarakat kini bisa mengakses skrining ini kapan saja melalui Aplikasi Mobile JKN, Website BPJS Kesehatan, Pandawa, Aplikasi Pcare FKTP, hingga Portal Quick Response BPJS Kesehatan di faskes (POROS).

Apresiasi mendalam datang dari Kepala Sekolah SRMP 27 Banjarnegara, Akhmad Fadhil. Ia mengaku sangat terbantu karena pihak sekolah kini bisa memantau perkembangan kesehatan anak didiknya secara lebih terukur. Terlebih, para siswa di sekolah tersebut mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera.

“Anak-anak kami hampir seluruhnya merupakan peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) karena berada pada kelompok desil 1 hingga 2. Dengan kepesertaan JKN yang difasilitasi FKTP di Puskesmas Banjarnegara II, kami merasa lebih tenang karena akses layanan kesehatan mereka sudah terjamin oleh pemerintah,” ungkap Fadhil.

Fadhil juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi suntikan motivasi bagi para siswa yang tinggal di asrama untuk lebih disiplin menjaga pola hidup sehat.

Melihat dampak positif yang begitu besar, pihak sekolah berharap agenda skrining dari BPJS Kesehatan Cabang Kebumen ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan bisa dijadwalkan secara rutin dan berkala demi pemantauan kesehatan yang berkelanjutan. (Jon)