KORANJURI.COM – Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sebagai bagian dari upaya penguatan budaya mutu dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.
Kedatangan tim asesor LAMDIK di Kampus Utama UMPWR pada Rabu (10/06/2026), disambut secara hangat oleh jajaran pimpinan universitas, Dekan FKIP, Ketua Program Studi PTO, seluruh dosen Pendidikan Teknik Otomotif, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan tampak mewarnai penyambutan tim asesor sebagai bentuk komitmen seluruh sivitas akademika dalam mendukung peningkatan mutu program studi.
Hadir dalam penyambutan tersebut Dekan FKIP Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd., dan Ketua Program Studi PTO Dwi Jatmoko, M.Pd., yang bersama seluruh dosen PTO mendampingi rangkaian kegiatan asesmen lapangan sejak awal hingga akhir kegiatan.
Tim asesor yang melakukan asesmen terdiri atas Dr. Muhammad Cholik, M.Pd. dan Dr. Ir. Yasdin, M.Pd., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.. Kegiatan diawali dengan pemaparan profil program studi, capaian kinerja, implementasi tridarma perguruan tinggi, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Prodi PTO dalam bidang pendidikan teknik otomotif.
Setelah sesi pemaparan, tim asesor melakukan observasi lapangan ke berbagai fasilitas pembelajaran yang menjadi unggulan Prodi PTO. Dalam kegiatan tersebut, seluruh dosen Pendidikan Teknik Otomotif turut mendampingi asesor untuk memberikan penjelasan mengenai proses pembelajaran, fasilitas laboratorium, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai inovasi yang telah dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa.
Kunjungan diawali ke Laboratorium Otomotif sebagai pusat kegiatan praktikum mahasiswa. Selanjutnya, asesor meninjau Kampus Bundar Plaosan yang menjadi salah satu pusat pengembangan pembelajaran praktik dan kegiatan akademik mahasiswa.
Observasi juga dilakukan di Teaching Factory (TEFA) Sepeda Motor Kauman yang menjadi sarana implementasi pembelajaran berbasis industri sekaligus wahana penguatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa.
Dalam kunjungan tersebut, asesor memperoleh gambaran mengenai perkembangan pesat Prodi PTO dalam mengintegrasikan teknologi otomotif terkini ke dalam proses pembelajaran.
Berbagai inovasi yang telah dikembangkan dosen dan mahasiswa, mulai dari sepeda motor listrik, kendaraan listrik roda tiga, hingga mobil listrik edukatif menjadi perhatian khusus tim asesor.
Pengembangan tersebut menunjukkan kesiapan Prodi PTO dalam merespons perkembangan teknologi otomotif global yang saat ini bergerak menuju elektrifikasi kendaraan, digitalisasi sistem otomotif, serta penerapan teknologi cerdas yang ramah lingkungan.
Dekan FKIP, Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd., menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini merupakan momentum strategis untuk menunjukkan komitmen FKIP dan Prodi PTO dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan.
“Budaya mutu harus menjadi bagian dari seluruh aktivitas akademik sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” kata Riawan.
Sementara itu, Ketua Program Studi PTO, Dwi Jatmoko, M.Pd., menjelaskan bahwa asesmen lapangan tidak hanya menjadi sarana evaluasi eksternal, tetapi juga menjadi wahana refleksi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Prodi PTO senantiasa berupaya mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan sarana dan prasarana yang modern.
Kata Dwi Jatmoko, pihaknya berharap melalui asesmen lapangan ini, kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sarana dan prasarana di Prodi PTO dapat terus berkembang.
Dukungan seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra industri menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan program studi yang unggul.
“Dengan laboratorium yang semakin modern, Teaching Factory yang produktif, serta inovasi kendaraan listrik yang terus dikembangkan, kami optimis mampu menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri otomotif masa depan,” ujar Dwi Jatmoko.
Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan LAMDIK ini, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo semakin meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Harapannya, hasil asesmen ini dapat semakin memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola program studi, serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan sehingga mampu mendukung terwujudnya Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Jon)





