SDN Purworejo Sarat Prestasi, Nadia Siswa Kelas 2 Tembus Olimpiade Einstein Jerman

oleh
Nadia (paling kanan) dan siswa berprestasi lainnya foto bersama Kepala SDN Purworejo Sugiyarti, M.Pd. - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tradisi mengapresiasi siswa berprestasi saban hari Senin di SD Negeri Purworejo kembali membuahkan kabar membanggakan.

Salah satu muridnya, Nadia Aliyah Reyhan, siswa yang duduk di kelas 2, dikabarkan berhasil melaju ke ajang internasional Olimpiade Einstein cabang Matematika yang akan berlangsung di Jerman.

Capaian membanggakan ini mengejutkan sekaligus membawa keharuan bagi pihak sekolah. Kepala SDN Purworejo, Sugiyarti, M.Pd., mengaku bangga atas kerja keras anak didiknya yang terus berproses bahkan di tengah masa libur sekolah.

“Terus terang kami dari sekolah bangga. Di antara siswa kami ada yang berprestasi membawakan nama baik sekolah, nama baik Purworejo, bahkan nama negara,” ungkap Sugiyarti saat ditemui di sekolah, Senin (27/07/2026).

Menurut Sugiyarti, sosok Nadia memang sudah menunjukkan potensi dan karakter kritis sejak pertama kali masuk sekolah. Selain aktif bertanya kepada para guru jika ada hal yang memicu rasa ingin tahunya, Nadia dikenal sangat menghargai waktu dan teliti.

“Anak itu memang kritis sekali dari kelas 1. Sangat-sangat teliti. Bahkan kalau jam 7 lewat sedikit saja, dia sudah datang ke kantor menanyakan pelajaran hari itu,” kenang Sugiyarti.

Ajang kompetisi yang diikuti Nadia berlangsung di masa liburan sekolah. Pihak sekolah baru mengetahui rentetan prestasi tersebut saat hari pertama masuk sekolah, ketika banyak siswa, termasuk Nadia, datang membawa piala dan piagam penghargaan.

“Kami kaget dan kagetnya luar biasa karena ternyata berlanjut sampai ke Jerman. Kalau skala nasional kami memang sering, tapi baru kali ini mendengar sampai tingkat Jerman. Dan sebenarnya banyak prestasi Nadia, tak hanya itu. Dia sering mengikuti olimpiade-olimpiade semacam itu,” tambahnya.

Prestasi yang diraih Nadia menambah daftar panjang pencapaian siswa di SDN Purworejo. Sekolah yang saat ini menampung 365 siswa tersebut dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Purworejo.

Sugiyarti menjelaskan, rahasia di balik manajemen sekolahnya adalah keseimbangan antara akademik dan keleluasaan bagi siswa untuk mengeksplorasi minat di bidang apa pun, baik yang diselenggarakan secara berjenjang oleh pemerintah maupun mandiri.

“Hampir setiap hari Senin selalu ada piala atau piagam yang diserahkan. Kami berikan pialanya di depan teman-temannya saat apel. Hal-hal kecil seperti ini ternyata membuat anak-anak lain termotivasi dan berkata, “Oh, aku ingin seperti teman saya,” jelasnya.

Menjelang keberangkatan Nadia ke Jerman, pihak sekolah terus memberikan dorongan moral dan motivasi agar Nadia tetap percaya diri serta menjaga nama baik daerah dan bangsa.

“Harapannya mudah-mudahan nanti di Jerman mendapatkan hasil yang terbaik, sukses, dan mencapa cita-cita yang diharapkan oleh Nadya maupun orang tuanya,” kata Sugiyarti.

Disampaikan pula, meski ada prestasi yang tidak diselenggarakan secara resmi oleh pemerintah dan berjenjang (mandiri), seperti yang diraih Nadia atau lainnya, namun prestasi tersebut diakui oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Puspresnas karena sudah terakurasi di SIMT (Sistem Informasi Manajemen Talenta. (Jon)