KORANJURI.COM – Tongkat kepemimpinan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat digelar pada Jumat (21/8/2026).
Dalam sertijab tersebut, Wahyu Trah Utomo menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Sumaryo. Wahyu selanjutnya mendapat promosi untuk mengemban amanah sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.
Kepala Kanwil Pemasyarakatan DKI Jakarta Wachid Wibowo menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi Wahyu Trah Utomo selama memimpin Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Menurut Wachid, promosi yang diterima Wahyu merupakan bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Karutan sebelumnya yang sudah menunjukkan kinerja, dedikasi dan loyalitas untuk Rutan Kelas I Jakarta Pusat. Beliau juga layak untuk dipromosikan,” ujar Wachid.
Pergantian kepemimpinan, kata Wachid, bukan sekadar rotasi jabatan. Lebih dari itu, sertijab menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan program. Sekaligus, mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kepada Karutan yang baru Sumaryo, Wachid meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tantangan yang ada di Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Ia berharap Sumaryo dapat meneruskan berbagai capaian yang telah ditorehkan pejabat sebelumnya. Sekaligus, menghadirkan inovasi dan perbaikan untuk membawa organisasi semakin maju.
“Untuk Pak Sumaryo, Karutan yang baru, agar cepat beradaptasi dengan tempat kerja yang baru. Diharapkan melanjutkan apa yang sudah ditorehkan Karutan sebelumnya dan mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,” jelas Wachid.
Wachid juga menaruh perhatian pada keberlanjutan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini telah menjadi mitra Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan, terlebih Rutan Kelas I Jakarta Pusat berada di wilayah strategis Ibu Kota dengan kompleksitas persoalan yang tidak ringan.
“Saya berharap kepada semua stakeholder dan mitra yang telah bekerja sama selama ini dengan Rutan Kelas I Jakarta Pusat tetap bisa berkelanjutan. Mudah-mudahan semakin meningkat sinergi maupun kolaborasi,” jelasnya.
Tak hanya kepada Karutan baru, Wachid juga meminta seluruh pejabat struktural dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Sumaryo.
Dukungan tersebut dinilai penting agar roda organisasi tetap berjalan solid dan setiap program dapat dilaksanakan secara optimal.
“Kepada seluruh pejabat maupun seluruh ASN Rutan Kelas I Jakarta Pusat untuk bisa mendukung sepenuhnya Karutan yang baru, untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi,” tegas Wachid.
Ia menambahkan, Sumaryo diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab barunya. Kehadiran pemimpin baru harus mampu memberikan energi positif bagi organisasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ya, kami berharap segera untuk menyesuaikan diri dan bisa memberikan kontribusi positif untuk Rutan Kelas I Jakarta Pusat. Tentunya ini kita harapkan menjadi kontribusi positif bagi masyarakat Jakarta,” jelas Wachid. (*/Thalib)





