KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh Kontingen Purworejo dalam ajang Pesta Siaga Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah yang berlangsung sabtu hingga Minggu (16-17/05/2026).
Dalam kompetisi bergengsi se-Provinsi ini, dua barung putri asal Purworejo sukses membawa pulang trofi juara, sekaligus mencatatkan peningkatan prestasi yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Ketua Kontingen Pesta Siaga sekaligus Wakil Ketua Bidang Binamuda Kwarcab Purworejo, Drs. H. Tamsir Marsudi Utomo, MM, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa anak-anak didiknya.
“Alhamdulillah, tahun ini prestasi Kontingen Purworejo meningkat. Jika tahun lalu kita membawa pulang dua gelar juara 3, tahun ini kita berhasil naik kelas dengan meraih Juara 2 di cabang Siaga Cepat dan Juara 3 di cabang lomba Vlog,” ujar Tamsir, Senin (18/05/2026).
Prestasi pertama disumbangkan oleh Barung Putri SD Negeri Pekutan, Kecamatan Bayan, yang berhasil menyabet Juara 2 pada lomba Siaga Cepat dan Tepat. Lomba yang menguji skill kepramukaan dan ilmu pengetahuan ini diikuti oleh 70 regu terbaik perwakilan dari 35 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Tengah.
Uniknya, sistem perlombaan kali ini memanfaatkan teknologi digital modern. Peserta ditantang menyelesaikan 50 soal pilihan ganda melalui aplikasi Quizizz menggunakan gawai (HP). Penilaian tidak hanya bertumpu pada ketepatan jawaban, melainkan juga kecepatan berpikir.
Barung Putri SDN Pekutan yang digawangi oleh trio tangguh Novalin Aulia, Alika Nayla Putri, dan Nadiva Alfathunisa, sukses menumbangkan puluhan rivalnya berkat kecerdasan dan ketangkasan mereka dalam menjawab soal.
Sementara itu, prestasi kedua dipersembahkan oleh Barung Putri SD Negeri Sedayu, Kecamatan Loano, yang sukses mengamankan Juara 3 dalam Lomba Vlog bertema Ketahanan Pangan. Video kreatif tersebut telah diproduksi dan dikirimkan ke panitia pusat satu minggu sebelum pelaksanaan lomba fisik dimulai.
Keberhasilan memborong dua kejuaraan ini sekaligus menjadi bukti nyata dari efektifnya pola pembinaan kepramukaan di Kabupaten Purworejo, baik yang berjalan di tingkat Gugus Depan (gugus sekolah) maupun pembekalan intensif dari pengurus Kwarcab Purworejo.
“Ini membuktikan pembinaan berjalan dengan sangat baik. Dari sisi Kwarcab sendiri, kami memberikan pembekalan yang luar biasa, mulai dari kesiapan materi hingga teknik di lapangan,” tambah Tamsir.
Pada ajang tahun ini, Kwarcab Purworejo mengirimkan empat barung terbaik yang merupakan jawara di tingkat kabupaten. Dua Barung Putra diwakili oleh SDN Sedayu (Loano) dan SDN 1 Kutoarjo. Sedangkan dua Barung Putri diwakili oleh SDN Sedayu (Loano) dan SDN Pekutan (Bayan). Meski barung putra belum berhasil membawa pulang piala, perjuangan mereka di tingkat provinsi patut mendapatkan apresiasi tinggi.
Selain berkompetisi, seluruh anggota Pramuka Siaga juga disuguhkan dengan berbagai kegiatan menarik. Pada hari pertama, para peserta mengikuti upacara pembukaan resmi yang dibuka langsung oleh Ketua Kwarda Jateng, Prof. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., disusul dengan kemeriahan Pawai Budaya (karnaval) serta malam pentas seni di Bumi Perkemahan Candrabirawa, Ungaran, Kabupaten Semarang.
Memasuki hari kedua, suasana semakin seru dengan agenda rekreasi edukatif. Kontingen Purworejo bersama 14 Kwarcab lainnya berkesempatan mengunjungi destinasi wisata alam Gua Kreo di Gunungpati, Semarang, untuk melihat kawanan monyet ekor panjang dan menikmati pemandangan waduk. Sebagian kelompok kontingen lain diarahkan menuju Museum Ronggowarsito dan BPTIK.
Puncak rangkaian acara ditutup dengan sangat megah di Hanggar Skuadron 31 Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad), Semarang. Di sana, anak-anak Pramuka Siaga dibuat takjub karena bisa melihat langsung dari dekat alutsista berupa helikopter angkut hingga helikopter serang. Acara penutupan yang dihangatkan oleh penampilan drumband SMK Penerbangan tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala Pusdiklat Penerbad. (Jon)





