KORANJURI.COM – Bali Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Dr. (H.C.) H. M. Jusuf Kalla, melantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030, di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (19/9/2025).
Jumlah pengurus periode ini lebih sedikit dari periode sebelumnya yaitu 10 orang dengan ketua I Gusti Bagus Alit Putra. Ini merupakan periode kelima kepemimpinannya di PMI Provinsi Bali. Selain itu, ada juga 5 Dewa Kehormatan yang diketuai oleh I Nyoman Giri Prasta yang juga merupakan Wakil Gubernur Bali.
Acara pelantikan berlangsung lancar dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, jajaran pengurus dan staf PMI Kabupaten/kota se-Bali, perwakilan instansi pemerintah, lembaga lintas sektoral, serta para relawan dan mitra PMI.
Seusai melantik pengurus dan dewan kehormatan, Jusuf Kalla menyempatkan diri berkunjung ke PMI Center Provinsi Bali yang berlokasi di Jalan Trengguli I, Nomor 27, Denpasar.
PMI Center merupakan pusat kegiatan kepalangmerahan PMI Provinsi Bali yang saat ini juga menjadi pusat kegiatan respon Tanggap Darurat Bencana Banjir di Bali.
Dalam kunjungannya, Jusuf Kalla didampingi oleh jajaran pengurus lain yakni, Sudirman Said Pengurus Ketua Bidang Organisasi dan Hamid Awaluddin Ketua Bidang Hubungan Internasional.
“PMI Bali ini lebih besar daripada Markas Pusat. Ini merupakan PMI yang terbesar dan termegah yang pernah saya lihat,” kata Jusuf Kalla.
Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali terpilih beserta jajaran pengurus lainnya kemudian mendampingi Jusuf Kalla meninjau aktivitas di PMI Center. Adapun aktivitas yang sedang dilakukan seperti pelaksanaan posko respon banjir, distribusi bantuan, dan pembersihan logistik PMI yang juga terdampak banjir.
Jusuf Kalla mengimbau agar PMI Bali meningkatkan kesiapsiagaan TDB seperti penyiapan Ambulans, truk tangki air, dan layanan PMI lainnya.
Di samping itu, kesiapan Unit Donor Darah (UDD) juga menjadi perhatian agar bisa diakses masyarakat di masa darurat. Ia juga berharap kepada pihak UDD agar izin yang diperlukan segera ditindaklanjuti seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Pengurus PMI Provinsi Bali juga berharap PMI Pusat dapat membantu advokasi untuk pembangunan gedung logistik regional yang telah dicanangkan dari beberapa tahun lalu.
Pihaknya juga mengatakan telah berupaya untuk mengadvokasi Pemerintah Kabupaten Badung yang akan mendukung pembangunan gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PMI Bali. (*)





