Kerajinan Kipas Berbahan Daun Lontar, Karya Kriya Berbahan Serat Alam

oleh
Ngakan Weda by Kipasbali dengan hasil kerajinan kipas - foto: Koranjuri.com

Setelah melakukan trial and error teknik pewarnaan yang tepat adalah dengan menggunakan cat akrilik dengan dicampur air. Bahannya perlu disapu terlebih dulu menggunakan lem sehingga warna lebih mudah menempel di daun.

“Daya tahan lontar bagus, karena memang sudah diproses dari awal. Sampai jadi produk yang siap jual juga cukup kuat daunnya,” kata Weda.

Saat ia memamerkan di ajang Inacraft di Jakarta, kipas unik buatannya itu menarik perhatian para juri. Kipas daun lontar ciptaannya mendapat juara. Kemudian, di event
Dekranas Award 2023 juga menyabet karya Kriya Terbaik II Kategori Serat Alam.

“Satu-satunya kipas yang saya lombakan langsung terjual. Kemudian, di Dekranas Award 2023 tiga kipas terjual masing-masing Rp 1 juta,” kata Ngakan Weda.

Setiap kipas berbahan lontar yang dihasilkan memiliki dua lukisan yang berbeda di kedua sisi. Setiap sisi lukisannya berbeda tema. Umumnya, lukisan tentang adat istiadat di Bali, pemandangan dan flora fauna.

“Proses pembuatannya memakan waktu hingga 3 hari, dari mengolah bahan hingga melukis. Kami punya tujuh pelukis,” jelasnya. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS