LPKA Klas 1 Kutoarjo Konseling 40 Anak Binaan dengan Psikolog RSUD

oleh
Psikolog dari RSUD RAA Tjokronegoro saat memberikan konseling anak binaan LPKA Klas 1 Kutoarjo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kutoarjo sebagai satu-satunya Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang membina dan membimbing Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dari seluruh Kabupaten/Kota di propinsi Jawa Tengah.

Sebagai salah satu UPT Pemasyarakatan dibawah naungan kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, LPKA Kutoarjo terus memberikan pelayanan prima dan terbaik dalam pembinaan Anak Binaan termasuk pemenuhan hak-hak sesuai peraturan perundang-undangan.

Senin, (21/07/2025) LPKA Kutoarjo menggandeng psikolog RSUD RAA Tjokronegoro Kabupaten Purworejo Fairuzatul Hakimah Alamsyah, M.Psi., untuk memberikan layanan konseling individu dan kelompok untuk 40 Anak Binaan selama tahun 2025.

Kegiatan konseling sepenuhnya difasilitasi oleh Perkumbulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jawa Tengah.
Kepala LPKA Kutoarjo, Ahmad Fauzi dalam keterangannya mengatakan layanan konseling rutin dilakukan untuk Anak Binaan baik atas permintaan sendiri maupun masukan dari Wali Pemasyarakatan.

“Konseling psikolog merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan khususnya pasal 12 huruf j dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) pasal 3 huruf k.” jelas mantan Kepala Lapas Kelas IIB Klaten ini.

“Konseling diberikan kepada Anak didasarkan pada masalah dan kebutuhan Anak sejak ditempatkan di LPKA,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ahmad Fauzi menerangkan bahwa konseling dalam psikologi diharapkan mampu membantu individu yang bermasalah sehingga melegakan jiwanya dan juga membantu mengambil suatu keputusan atau perilaku sebagai proses penyelesaian masalahnya. kegiatan yang membutuhkan proses dan keberlanjutan sampai masalah teratasi dengan baik.

Sementara itu, Psikolog RSUD Tjokronegoro, Ibu Fairuz sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pihaknya ingin berkontribusi dalam proses pembinaan Anak-anak Binaan di LPKA Kutoarjo.

“Dengan pendekatan konseling, kami berharap dapat membantu mereka memahami nilai-nilai positif dalam hidup,” ungkapnya. (Jon)