Napak Tilas Tentara Pelajar SMAN 1 Purworejo, Kobarkan Semangat Juang Lewat Jalur Sejarah

oleh
Seremoni pemberangkatan Napak tilas Tentara Pelajar dari Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Semangat juang para pahlawan muda kembali bergemuruh di bumi Purworejo. Ratusan pelajar, khususnya dari SMAN 1 Purworejo, baru saja menyelesaikan rute perjalanan sejauh 20 kilometer dalam kegiatan napak tilas tentara pelajar SMAN 1 Purworejo yang digelar pada Minggu (08/11/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar berjalan kaki menyusuri tapak sejarah di wilayah Kedu Selatan—yang meliputi Purworejo, Kebumen, dan Gombong—tetapi juga mengenang detik-detik heroik gugurnya para tokoh Tentara Pelajar Detasemen 17 di Dusun Wareng, Kecamatan Butuh, pasca Agresi Militer Belanda II.

Ketua Muda Ganesha (paguyuban alumni SMAN 1 Purworejo), Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini jauh melampaui sekedar long march fisik.

“Sehingga di kita tidak hanya napak tilas berjalan kaki atau long march, tetapi juga menapak tilas jejak perjuangan beliau,” ujar Purwoko, menjelaskan eratnya sejarah perlawanan pemuda di basis Kedu Selatan yang didukung penuh oleh logistik serta perlindungan dari warga setempat.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Purworejo Yuli Hastuti memberikan apresiasi tinggi dan berharap agenda ini bisa menjadi tradisi tahunan demi menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan cinta tanah air kepada generasi masa kini.

Menurutnya, tantangan anak muda hari ini telah bertransformasi dari mengangkat senjata menjadi menorehkan karya dan prestasi nyata.

“Kita mungkin tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi kita memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan melalui dedikasi, prestasi, karya, dan pengabdian terbaik untuk masyarakat,” tutur Yuli, yang juga menyambut baik usulan agar acara ini diagendakan rutin setiap tahun selepas bulan Ramadan.

Dimeriahkan pula oleh atraksi memukau drum band dari Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, napak tilas ini sukses menyulut nasionalisme para pelajar untuk terus melanjutkan estafet perjuangan bangsa dengan cara yang positif. (Jon)