Peringati Bulan Bahasa, MA An Nawawi Berjan Purworejo Gelar PELITA

oleh
Pembukaan ajang PELITA oleh Kepala MA An Nawawi Berjan Purworejo, H. Sahlan, S.Ag., M.S.I. - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Madrasah Aliyah (MA) An Nawawi Berjan, Purworejo, sukses menggelar ajang Pekan Literasi dan Estetika Bahasa (Pelita) pada Kamis, 5 November 2026.

Kegiatan tahun kedua yang mengusung tema PELITA dengan jargon “Kreatif Berbahasa, Cerdas Berkarya” ini dirancang sebagai wadah bagi para murid, guru, serta karyawan untuk mengeksplorasi kemampuan literasi.

Ketua Panitia kegiatan, Ekowati Wahyuningsih, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan acara tahun ini sengaja diambil pada awal November setelah rangkaian kegiatan TKA kelas XII selesai.

Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan Bulan Bahasa kali ini turut melibatkan Guru dan karyawan dalam ajang perlombaan.

“Untuk tahun ini Bapak/Ibu Guru dan Karyawan ikut serta dalam menyemarakkan kegiatan Bulan Bahasa dengan kegiatan Cipta Puisi 3 Bait. Tujuannya untuk memberikan ruang bagi Guru dan karyawan untuk menuangkan ide dan menghasilkan karya yang nantinya akan menjadi koleksi dari perpustakaan Ar Risalah,” ujar Ekowati.

Ia menambahkan bahwa *”usia manusia itu tak seberapa, maka perpanjanglah dengan karya”*

Berbagai perlombaan meriah diselenggarakan dalam durasi satu hari penuh tersebut. Bagi murid kelas X, XI, dan XII, jenis lomba yang dikompetisikan meliputi dongeng bahasa Jawa, membaca aksara Jawa, resensi buku, membaca puisi, storytelling, speech, Olimpiade Nahwu Shorof, Al-Huffazh Wa Tadzkiroh, hingga menulis cerita bahasa Prancis khusus jurusan bahasa.

Uniknya, ajang ini mengintegrasikan nuansa kurikulum madrasah berbasis pesantren dengan penguasaan multibahasa. Total terdapat lima bahasa yang diwadahi dalam perlombaan tahun ini, yakni bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Prancis, dan bahasa Arab.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Madrasah, Bapak H. Sahlan, S.Ag., M.S.I., yang berpesan agar murid mengikuti kegiatan dengan baik serta menjadikannya sarana berekspresi dan berkreasi.

“Pihak penyelenggara juga menyiapkan uang pembinaan bagi para juara di setiap cabang lomba,” terang Ekowati.

Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap
murid-murid, sebagai generasi muda calon pemimpin bangsa dapat memiliki keterampilan hidup (skill of life), khususnya penguasaan bahasa asing, serta kebebasan mengekspresikan jati diri melalui karya nyata.

“Rangkaian acara akan dilanjutkan pada hari Sabtu dengan agenda kokurikuler dengan kegiatan cipta puisi,” pungkas Ekowati.(Jon)